Wakil presiden Juventus Pavel Nedved tak sungkan mengakui, dirinya sangat ingin dilatih pelatih sekelas Jose Mourinho semasa aktif bermain.
Di klub mana pun pria Portugal itu berada, Nedved berhasrat untuk ikut bergabung di dalamnya asalkan jangan di Inter Milan.
Nedved menyadari betul rivalitas sengit antara Bianconeri dan Nerazzurri. Makanya, jika kesempatan untuk dipoles pelatih Tottenham Hotspur itu adalah di Inter, Nedved akan menolak mentah-mentah.
Legenda Republik Ceko tersebut memutuskan pensiun di musim 2008/09, periode ketika Mourinho pertama kali merapat ke Giuseppe Meazza setelah merajut kesuksesan di Porto dan Chelsea.
"Jose tahu bahwa saya sangat tertarik dengan prospek [menjuarai] Liga Champions lantaran saya tidak pernah memenangkan gelar tersebut," ujarnya kepada Tuttosport.
"Tapi rencana ini tidak terealisasi," aku Nedved, yang cukup kecewa tak bisa merasakan sensasi ditangani juru taktik top layaknya Mourinho.
"Saya bisa saja mengikuti dia ke klub mana pun di dunia ini, akan tetapi tidak untuk Inter Milan," tukas pria beruia 47 tahun tersebut.
"Saya tegaskan, saya benar-benar tidak bisa melakukan hal itu [menyebrang ke klub rival abadi]," tambah Nedved.
Namun, pemenang Ballon d'Or 2003 itu juga meyakini, dirinya dan Mourinho akan memiliki perbedaan prinsip jika menjalin kerja sama di satu klub.
"Kami mungkin tidak akan cocok," tandas mantan pemain terbaik Serie A Italia di generasinya itu.
