Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, melontarkan pernyataan menarik. Ia berseloroh akan menghentikan kebiasannya merokok.
Hal itu dikatakan Sarri dalam sesi jumpa pers pralaga kontra Inter Milan. Juventus akan melawan Inter pada laga kedua dalam turnamen pramusim International Champions Cup [ICC] 2019 di Nanjing Olympic Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Rabu (24/7).
Dalam momen tersebut, Sarri merasa pegal hati lantaran terus-terusan ditanya oleh jurnalis Tiongkok menyoal kebiasaannya merokok 60 batang per hari.

"Di sini Anda lebih toleran sehingga saya merasa lebih nyaman. Tetapi, hanya untuk membuatnya [jurnalis] bahagia, saya bisa mengatakan saya merokok, bahkan di Singapura," ucap Sarri.
Sarri kemudian ditanya,"Kita semua tahu Anda perokok berat. Apakah Anda merokok cerutu atau rokok Tiongkok?"
"Katakan Saja Saya Berhenti Merokok. Saya berhenti. Cukup!," tutur Sarri, yang kelihatannya ingin menjawab lebih banyak pertanyaan terkait sepak bola.
We Ain't Got No HistoryMusim lalu semasa melatih Chelsea, Sarri terbentur regulasi kompetisi di Liga Primer Inggris yang melarang manajer untuk merokok di tepi lapangan.
Yang menarik, Sarri menyiasati aturan tersebut dengan menggigiti puntung rokok hampir sepanjang pertandingan.


