Gelandang Juventus Arthur akan melewatkan awal musim baru Serie A lantaran ia dijadwalkan naik meja operasi guna mengatasi cedera lutut jangka panjangnya, Goal dapat mengonfirmasi.
Pemain internasional Brasil itu bakal dipaksa absen selama dua bulan ke depan, yang membuatnya menepi dari pertandingan pembuka domestik Bianconeri - tetapi bisa kembali tepat waktu untuk kompetisi Liga Champions.
Berita ini menjadi pukulan tersendiri bagi pelatih Massimiliano Allegri, yang kembali ke Turin setelah absen tiga tahun dalam upayanya untuk mengembalikan peruntungan yang memudar di Allianz Stadium.
Mengapa Arthur Harus DioperasI?
Gelandang berusia 24 tahun itu mendapatkan cedera lutut pada akhir 2020, setelah mengalami benturan dalam bentrok dengan Atalanta pada 16 Desember.
Di bawah pengawasan Andrea Pirlo dan dengan Juve kesulitan untuk mengejar ketertinggalan dari Inter di puncak Serie A, Arthur memilih menunda operasi apa pun demi membantu upaya timnya mengejar empat besar dan mempertahankan peluangnya masuk skuad Brasil untuk Copa America tahun ini.
Keputusannya itu membuahkan hasil yang beragam; Bianconeri mampu meraih posisi keempat pada hari terakhir musim 2020/21, tetapi Arthur justru dilewatkan oleh Selecao yang kemudian finis sebagai runner-up setelah kalah dari Argentina di final.
Kapan Arthur Bisa Kembali?
Dengan operasinya yang akan dilakukan dalam waktu dekat, ada harapan bahwa dia hanya akan menepi selama dua bulan ke depan.
Dia bisa kembali bermain sekitar pertengahan September, sedangkan di momen itu kampanye Serie A baru berjalan tiga atau empat minggu.
Meski itu merupakan pukulan bagi Allegri di kancah domestik, Arthur bisa mengukir comeback tepat pada waktunya untuk kompetisi Liga Champions, yang akan berlangsung pada 14-15 September.
Gambaran Besar
Absennya Arthur akan meninggalkan lubang di lini tengah pada minggu-minggu awal, dengan Juventus memulai musim baru Serie A mereka melawan Udinese.
Juve belum membuat gebrakan di bursa transfer kali ini, sementara kiper veteran Gianluigi Buffon telah pindah untuk pulang ke Parma, mengakhiri hubungannya yang panjang dengan klub.
Kapten Giorgio Chiellini sampai saat ini belum menyetujui kontrak baru menyusul keberhasilannya menjuarai Euro 2020 bersama Italia, meskipun perpanjangan itu hanya dianggap sebagai formalitas untuk klub dan pemain berusia 36 tahun tersebut.


