Beberapa jam terakhir ini terjadi perkembangan menarik di bursa transfer, setelah Al-Ittihad menemui sikap tegas dari manajemen Al-Ahly Mesir, yang menolak melepas salah satu bintang utamanya meskipun ditawari dana besar, sehingga manajemen klub Saudi tersebut mengalami pukulan telak dalam upayanya memperkuat skuad menjelang dimulainya musim baru.
Surat kabar "Al-Riyadiah" dari Arab Saudi mengungkap bahwa klub Al-Ittihad telah membuka negosiasi dengan Al-Ahly untuk merekrut gelandang Imam Ashour selama jendela transfer musim panas ini, di mana mereka mengajukan tawaran awal senilai 6 juta dolar AS kepada klub tersebut, ditambah gaji tahunan bagi sang pemain sebesar 4 juta dolar AS.
Surat kabar tersebut menambahkan bahwa manajemen Al-Ahli menolak tawaran yang diajukan, bersikeras untuk mendapatkan kompensasi finansial yang lebih besar jika mempertimbangkan untuk menjual pemain tersebut, terutama karena ia dianggap sebagai salah satu pilar utama tim. Selain itu, klub tersebut telah merekrutnya pada Juli 2023 dari klub Denmark, Midtjylland, dengan biaya sekitar 3 juta dolar.
Surat kabar tersebut menyebutkan bahwa Imam Ashour saat ini menerima gaji tahunan sekitar 315 ribu dolar AS di Al-Ahly, yang membuat tawaran finansial dari Al-Ittihad sangat menggiurkan bagi sang pemain; namun, sikap manajemen klub menghalangi terwujudnya kesepakatan tersebut.
Dalam konteks yang sama, Al-Riyadiah menjelaskan bahwa nama gelandang Marwan Attia juga masuk dalam radar Al-Ittihad, setelah dimulainya negosiasi terkait Imam Ashour. Agen pemain yang menangani urusan kedua pemain tersebut mengusulkan nama Marwan kepada pejabat klub Saudi tersebut untuk mempertimbangkan kemungkinan merekrutnya.
Menurut laporan tersebut, Al-Ahly menerima tawaran senilai 3,5 juta dolar AS sebagai kompensasi pelepasan Marwan Attia, ditambah gaji tahunan bagi sang pemain sebesar 2,5 juta dolar AS, sementara di Al-Ahly ia menerima sekitar 257 ribu dolar AS per tahun.
Surat kabar tersebut menutup laporannya dengan menegaskan bahwa peluang Marwan Attia untuk hengkang dari Al-Ahly tampaknya sangat terbatas selama jendela transfer saat ini, mengingat manajemen klub tetap bersikeras mempertahankan sang pemain, meskipun telah menerima tawaran finansial tersebut.
