Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
GFXID Banner Liga Champions 2018/19Rido Alamsah/Goal Indonesia

Jurgen Klopp Jelaskan Reaksi Marah Pada Niko Kovac

Jurgen Klopp menjelaskan reaksi marahnya pada Niko Kovac di akhir laga Liverpool lawan Bayern Munich yang berakhir imbang tanpa gol dini hari tadi. 

Bos the Reds tersebut terlihat marah pada juru taktik Bayern setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan wasit. 

Klopp berteriak dan memperlihatkan gestur tertentu setelah menyalami Kovac yang kemudian beberapa kali menarik lengan Klopp sambil berbicara. 

Episode di atas ternyata merupakan kesalahpahaman. Klopp ingin menyalami lawannya terlebih dahulu sebelum mendekati para pemain Liverpool sementara Kovac sebalinya. 

Saat konferensi pers, Klopp bersikeras tidak marah sementara Kovac meminta maaf karena ketidaktahuannya.

"Tidak, tidak, tidak. Saya ingin menyalami Niko tetapi dia mendatangi pemainnya. Kemudian ketika dia menghampiri, saya mengatakan: 'Saya menunggu dan dia minta maaf'," jelas Klopp. 

Sementara itu Kovac punya pandangan lain tentang insiden tersebut dan dia mengaku akan melakukan hal yang sama di leg kedua nanti. 

"Itu lucu. Kami ada di tanah Inggris. Di Jerman, bersalaman dengan pemain adalah normal. Di Inggris, pertama pelatih dulu. Saya melakukan yang biasa terjadi di Jerman. Saya meminta maaf. Di Jerman, saya akan melakukan hal yang seperti biasa terjadi."

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Pelatih Myanmar: Indonesia Sedikit Arogan
2.Dua Syarat Agar Zinedine Zidane Bersedia Latih Chelsea
3.Turunkan Tujuh Pemain, Klub Italia Dibantai 20-0
4.Umuh Muchtar Sarankan Stadion GBLA Dibongkar
5.Sepuluh Pemilik Klub Sepakbola Terkaya 2019
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia
GFXID Banner Liga Champions 2018/19Getty

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google