Manajer Newcastle United Rafael Benitez menegaskan dirinya akan tetap berlaku profesional ketika menghadapi mantan timnya, Liverpool, yang tengah berjuang memburu gelar Liga Primer Inggris.
Kemenangan wajib dipetik The Reds di dua laga sisa -- melawan Newcaslte (4/5) dan Wolverhampton (12/5) -- guna menjaga persaingan di puncak klasemen dengan Manchester City.
Benitez pernah enam tahun melatih Liverpool, dengan trofi Liga Champions 2005 jadi capaian terbaiknya. Namun, ia menegaskan sejarah itu tidak akan berpengaruh terhadap laga ini. Artinya, Benitez siap untuk mengganggu target Liverpool memenangi liga sejak 1990.
"Saya sudah mengatakan hal ini dalam wawancara pekan lalu. Kami profesional dan harus melakukan pekerjaan kami," kata Benitez dalam jumpa pers.
"Hubungan saya dengan Liverpool, baik itu klub, kota, dan fansnya, masih berjalan baik. Tapi saya saat ini bersama Newcastle. Kami ingin memuaskan 52 ribu fans yang menonton laga kandang terakhir di musim ini. Kami ingin memenangkan pertandingan ini," serunya.
Eks manajer Liverpool lain, Brendan Rodgers, juga berada dalam situasi seperti Benitez. Rodgers, yang kini membesut Leicester City, pada Senin (7/5) depan akan menghadapi Man City.
Namun, manajer The CItizens Pep Guardiola menolak anggapan yang menilai Benitez dan Rodgers akan memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada Liverpool.
"Brendan dan Rafa pernah melatih Liverpool, tapi keduanya sama-sama ingin menang. Saya tidak meragukan hal itu. Leicester tidak datang ke Manchester untuk berlibur," kata Guardiola.





