Pelatih Sevilla Julen Lopetegui menilai timnya tampil lebih superior ketimbang Borussia Dortmund sekalipun akhirnya tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions.
Sevilla memiliki gunung yang harus didaki di leg kedua, Rabu (10/3) dini hari WIB tadi setelah kalah 3-2 di kandang sendiri pada pertemuan pertama yang digelar di Ramon Sanchez Pizjuan bulan lalu.
Tampil di Signal Iduna Park semalam, gawang Sevilla bobol di menit ke-35 setelah Erling Haaland melakukan tap-in atas umpan silang yang diberikan Marco Reus.
Haaland sempat menambah gol di menit ke-48, tapi wasit menganulirnya karena menganggap penyerang internasional Norwegia itu melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan sesaat sebelum menaklukkan kiper Yassine Bounou.
Terlepas golnya yang dianulir, Haaland pada akhirnya mendapatkan gol keduanya di partai ini dari titik putih enam menit kemudian. Dalam penalti tersebut, sang pemain menyepak bola ke arah kanan dan itu menembus gawang Bounou.
Sevilla yang kian tertinggal perlahan mengejar dan mendapatkan gol yang dicari melalui tendangan 12 pas yang diambil En-Nesyri pada menit ke-68, dan bintang Maroko itu menyamakan kedudukan buat timnya jelang bubaran.
Klub asal Andalusia itu pada akhirnya membiarkan Dortmund melenggang, sekalipun menampilkan perlawanan berarti termasuk melepaskan 47 umpan silang, 12 di antaranya sukses, menjadi catatan terbanyak untuk sebuah tim di kompetisi Liga Champions musim ini.
Mengenai ketersingkiran timnya, Lopetegui kepada Sevilla TV mengatakan: “Kami punya kesempatan untuk lolos dan kami pantas untuk itu. Tim ini memainkan pertandingan yang hebat dari segi mana pun - menyerang, bertahan, menampilkan tekad kuat. Sayangnya kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Kami lebih superior ketimbang Dortmund di tiga dari empat bagian lapangan di pertandingan ini.
“Untuk tertinggal 1-0 setelah jeda sulit diterima, namun tim ini terus percaya, bahkan ketika 2-0 dengan penalti lawan. Kami sedih dan kecewa. Aslinya saya meyakini hasil ini tidak pantas didapat. Kami ingin memberi fans kami sesuatu untuk dirayakan namun kami membawa pulang determinasi, karakter dan rasa bangga yang telah ditunjukkan tim ini.”
Meski tereliminasi, Sevilla sekarang tidak terkalahkan di tujuh laga tandang terakhirnya di ajang Liga Champions, dengan rincian tiga kali menang dan empat kali imbang.




