XaviGetty

Juara Bersama Al Sadd, Xavi Hernandez Siap Tukangi Barcelona?

Mantan pemain Barcelona Xavi Hernandez, sukses meraih juara Liga Qatar sebagai pelatih untuk pertama kalinya bersama Al Sadd.

Gelar tersebut diraihnya setelah berhasil mengalahkan Umm Salal dengan skor 3-0, yang membuat mengantongi 50 poin. Itu membuat mereka berjarak 13 poin dari tim yang berada di peringkat kedua Lekhwiya.

Masih ada empat pertandingan tersisa di Liga Qatar, namun jarak poin tersebut sudah tidak mungkin bisa dikejar oleh tim lain. Meskipun Al Sadd kalah di semua pertandingan tersisa dan Lekhwiya menang di sisa pertandingan, posisi tim asuhan Xavi tidak akan tergeser karena akan memiliki selisih satu poin.

Gelar juara Al Sadd patut diacungi jempol karena sang manajer baru pertama kalinya menjadi pelatih. Meski sebagai pemain Xavi sudah memenangkan banyak gelar bergengsi, namun sebagai pelatih ini merupakan trofi pertamanya.

“Kami menciptakan sejarah baru untuk Al Sadd. Saya senang memenangkan gelar liga untuk pertama kalinya sebagai pelatih bersama Al Sadd, setelah memenangkannya sebagai pemain,” ungkap Xavi dilansir dari situs resmi klub.

“Saya senang di sini bersama pemain, ofisial, staf teknis dan tim medis. Tujuan kami adalah memenangkan semua turnamen yang kami ikuti.”

“Terima kasih, khususnya kepada fans Al Sadd yang telah mendukungtim dengan kekuatan penuh sepanjang musim dan juga dalam pertandingan kejuaraan melawn Umm Salal. Kami berjanji kepada mereka untuk terus bekerja untuk membuat mereka bahagia dan menangkan lebih banyak kejuaraan untuk klub.”

Berkat keberhasilannya sebagai pelatih, banyak rumor yang mengatakan bahwa dia akan menjadi pelatih Barcelona, menggantikan Ronald Koeman yang tidak begitu bagus bersama Blaugrana musim ini.

Februari lalu, pria asal Spanyol itu pernah mengungkapkan bahwa dirinya ingin menjadi Barcelona. Namun dia tidak ingin terburu-buru karena masih ingin berada di Qatar. Xavi juga masih menghormati Koeman yang saat ini masih menjadi pelatih di Camp Nou.

“Kita lihat apa yang akan terjadi nanti. Saya tidak mau berbohong. Saya memang ingin menjadi pelatih Barcelona dan saya sudah mengatakan itu berulang kali,” kata Xavi dilansir dari lama resmi FIFA.

“Namun saya selalu menghormati pelatih Barcelona saat ini. Saya mendoakan yang terbaik untuk Ronald Koeman.”

“Sekarang saya masih bekerja untuk Al Sadd dan sejauh ini karier saya sangat baik di sini. Saya berada di klub terbesar di Asia. Ini adalah klub terbaik di Qatar.”

Presiden Barcelona terpilih Joan Laporta mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Xavi masih baik. Namun dia merasa mantan pemain Blaugrana itu membutuhkan persiapan dan pengalaman yang lebih banyak untuk menjadi bos di Camp Nou.

“Pertama-tama kami harus menghormati Koeman, yang memiliki kontrak. Dia hebat di Barcelona dan pantas mendapatkan semua rasa hormat kami, meskipun hasil dan penampilan penting. Situasi saat ini membutuhkan pengalaman.”

“Hubungan saya dengan Xavi terus menjadi sangat baik. Kami sering menelepon satu sama lain. Saya pikir, dalam jangka pendek, menengah atau panjang dia bisa saja melatih Barcelona karena dia mau,” kata Joan Laporta dilansir dari Diario Sport.

“Tapi dia butuh lebih banyak persiapan. Klub membutuhkan pengalaman. Itu sama seperti yang kami lakukan dengan Rijkaard, yang meletakkan fondasi dan Pep Guardiola yang membawa keunggulan.” (*/Yos)

Iklan
0