AS Roma menelan dua kekalahan beruntun setelah ditaklukkan tim promosi, Venezia, 3-2 dalam laga lanjutan Serie A Italia di Stadio Pierluigi Penzo.
Di pekan sebelumnya, pasukan Jose Mourinho menyerah di kaki AC Milan 2-1 di kandang sendiri, Stadio Olimpico. Tengah pekan kemarin, klub ibu kota Italia juga meraih hasil kurang memuaskan usai ditahan imbang Bodo/Glimt dua sama di Liga Konferensi Europa.
Praktis, Roma hanya meraup empat dari 15 poin potensial dalam lima pertandingan terakhir Serie A.
Di posisi kelima klasemen, Giallorossi terancam dikangkangi rival abadi mereka, Lazio, apabila tim terakhir memenangkan laga kontra Salernitana, Senin (8/11) dini hari WIB.
Tampil di depan pendukung sendiri, Venezia langsung memberikan gebrakan saat laga baru berusia tiga menit.
Menerima umpan matang dari Mattia Aramu, Mattia Caldara sukses mengonversinya jadi gol pembuka. 1-0 Venezia berada di atas angin.
Namun, keceriaan itu tak bertahan lama. Di lima menit terakhir babak pertama, skuad Mourinho melakukan manuver yang cukup gemilang untuk membalikkan keadaan. Di menit ke-43, Eldor Shomurodov menetralkan keadaan.
Memasuki tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-47, Roma membalikkan keadaan melalui aksi Tammy Abraham, dengan kali ini Shomurodov menjadi kreator. Keunggulan 2-1 Roma menutup babak pertama.
Selepas interval, petaka datang bagi tim tamu. Tuan rumah memperoleh penalti, dan Aramu yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk menyeimbangkan keadaan.
Menginjak menit ke-74, publik Venezia pecah dalam kegembiraan. Sodoran Ethan Ampadu dapat dituntaskan dengan apik oleh David Okereke untuk mengubah papan skor jadi 3-2.
Di sisa waktu yang ada, Roma hanya bisa gigit jari. Venezia berhasil mengamankan poin sempurna sekaligus mempecundangi Mourinho.




