Gelandang Inter MilanJoao Mario, bertekad mengubah cibiran dari fans menjadi pujian.
Pemain berusia 25 yang digaet I Nerazzurri dari Sporting CP pada musim panas 2016 tersebut baru 27 kali menjadi starter liga dengan kontribusi tiga gol dan 12 assist.
Performanya dinilai tidak memuaskan hingga pada pertengahan musim lalu dipinjamkan ke West Ham United dengan menorehkan 12 penampilan EPL.
Musim ini Joao sudah kembali ke pelukan Inter namun belum diturunkan oleh pelatih Luciano Spalletti. Meski demikian dia bertekad mencuri perhatian sang juru taktik.
"Saya tenang, terus berlatih dan siap dimainkan oleh Spalletti. Saya menunggu kesempatan untuk membantu tim," ujarnya pada Sky Sports dikutip dari laman resmi klub.
"Saya masih di sini. Saya mengenal pelatih, pemain dan klub. Tidak ada masalah dan hal terpenting adalah mengembalikan kemampuan terbaik untuk berkontribusi pada tim."
"Tahun pertama saya bersama Inter tidak mudah. Ketika itu untuk pertama kali saya berada di luar Portugal dan banyak perubahan dilakukan oleh tim."
"Tetapi itu masa lalu. Saya hanya ingin mengubah cibiran jadi pujian. Saya tahu gerak-gerik saya terkadang terlihat buruk dan ini yang sedang diperbaiki."
"Sekarang saya lebih dewasa dibanding saat pertama kali ke sini. Saya punya hubungan bagus dengan skuat terutama Miranda, D'Ambrosio, Handanovic dan Perisic. Mereka semua membantu saya," tandasnya.



