Tidak mudah bagi Inter Milan mengatasi perlawanan Hellas Verona dalam laga lanjutan Serie A Italia di Giuseppe Meazza, Minggu (25/4).
Tim tamu tampil penuh percaya diri di markas lawannya. Statistik mencatat, penciptaan peluang Verona dengan Inter terhitung sama kuat. Malah, dari penguasaan bola, pasukan Ivan Juric unggul dari skuad Antonio Conte.
Meski demikian, Nerazzurri mampu memanfaatkan momentum di babak kedua setelah kedua tim tampil membuntu sepanjang 45 menit pertama.
Keputusan tepat dilakukan Conte di babak kedua, di mana sang juru taktik memutuskan untuk menarik Christian Eriksen dan menggantinya dengan Stefano Sensi serta Matteo Darmian menggeser Ivan Perisic. Perubahan taktikal ini jitu.
Kehadiran Darmian di sisi kiri membawa berkah tersendiri bagi tuan rumah.
Setelah beberapa kali meraba pertahanan Verona, Inter akhirnya memecahkan kebuntuan menginjak menit ke-76. Aksi dua sayap mereka, Achraf Hakimi dan Darmian menjadi pembeda.
Manuver Hakimi diakhiri dengan sodoran matang kepada Darmian, yang tidak menyia-nyiakan untuk merobek gawang Verona. 1-0, Inter berada di atas angin.
Verona terus memberikan tekanan di menit-menit sisa laga. Akan tetapi, hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan 1-0 bertahan dan Inter berhak mengamankan tiga poin untuk semakin membuat mereka duduk nyaman di pucuk klasifika.
La Beneamata kini membuat sepasi 13 poin di posisi pertama meninggalkan AC Milan selaku rival terdekat di tempat runner-up. Si Iblis Merah wajib mengalahkan Lazio jika tak ingin memuluskan langkah tetangganya itu menuju Scudetto.
Adapun Verona menempati urutan kesepuluh dengan perolehan 41 angka. Hasil negatif ini merupakan kekalahan keempat berturut-turut di Serie A.




