Jordan Pickford berhasil mendapatkan tanda tangan Manuel Neuer setelah Inggris bentrok dengan Jerman di babak 16 Euro 2020 kemarin, dan sekarang ia berencana untuk mengabadikan itu lewat pigura.
Inggris melaju ke perempat-final Euro 2020 seusai mengalahkan Jerman lewat skor 2-0 di Wembley pada awal pekan, sebagaimana gol-gol Raheem Sterling dan Harry Kane di babak kedua sudah cukup untuk tuan rumah.
Pickford sekali lagi tampil luar biasa dengan mengemas clean sheet keempat beruntunnya, dan tidak mampu menolak godaan untuk memiliki kenang-kenangan dari rivalnya itu.
Apa Kata Pickford?
"Saya bilang bahwa saya ingin meminta jersey-nya [Neuer] di akhir pertandingan dan saya berhasil mendapatkannya dan itu juga ditandatangani, jadi itu bagus untuk saya," kata penjaga gawang Everton itu di sesi konferensi pers, Kamis (1/7) kemarin.
“Sangat menyenangkan bermain melawan dia dengan Jerman dan saya akan membingkai jersey itu.
"Dia memberi selamat kepada saya dan mendoakan yang terbaik untuk saya meskipun faktanya dia akan kecewa dengan kekalahan ini."
Pickford Soal Grealish
Gelandang Aston Villa Jack Grealish menerima pujian setelah Inggris mengalahkan Jerman, padahal ia baru masuk dari bangku cadangan selama 20 menit terakhir.
Pemain berusia 25 tahun itu terlibat dalam membangun serangan untuk gol pembuka Sterling dan memberikan assist bagi Kane demi mencetak gol pertamanya di turnamen, dan sekarang ada desakan untuk menjadikan dia starter melawan Ukraina di babak perempat-final pada Sabtu (3/7) esok.
Pickford paham mengapa Grealish menjadi sosok yang dipuja di kalangan suporter, tetapi percaya bahwa Inggris memiliki kekuatan yang cukup mumpuni untuk mencapai semi-final terlepas dari pemilihan Gareth Southgate nanti.
"Saya mendengar para suporter menjadi gila ketika dia masuk. Dia pesepakbola yang sangat berbakat," katanya.
"Tapi bukan hanya Jack - siapa pun yang jadi starter atau siapa pun yang duduk di bangku cadangan, ada banyak kualitas di seluruh skuad. Tapi saya pikir Jack adalah favorit suporter.”
Kata Pickford Mengenai Manajer Anyar Everton
Pickford juga dimintai pendapatnya tentang penunjukan Rafa Benitez di Everton, yang menyebabkan perpecahan di antara suporter karena masa lalunya di Liverpool antara 2004 dan 2010.
Benitez ditunjuk untuk menggantikan Carlo Ancelotti yang kembali ke Real Madrid, dan Pickford mengaku telah berkomunikasi dengan juru latih asal Spanyol itu jelang persiapan pramusim 2021/21.
"Dengan Carlo pergi ke Real, sulit baginya untuk menolak pekerjaan itu, jadi kami tahu akan ada manajer baru," katanya.
"Rafa, manajer baru, kalian telah melihat kariernya, trofi yang dia menangkan, keinginannya untuk memenangkan pertandingan. Dia menelepon saya tadi malam. Senang bisa berbicara dengannya.
"Dia berkata ‘nikmati turnamen, lakukan yang terbaik untuk Inggris dan saya akan menemuimu ketika kembali’.”
