Javier Mascherano LiverpoolGetty

Javier Mascherano Ungkap Fakta Mengejutkan Kepindahannya Dari Liverpool Ke Barcelona

Javier Mascherano membeberkan bahwa dia tidak sepenuhnya ingin meninggalkan Liverpool untuk merapat ke Barcelona. Namun, situasinya menjadi rumit ketika kesepakatan personal antara dirinya dan manajemen The Reds diingkari klub itu.

Mantan pemain timnas Argentina tersebut tak sungkan mengakui dirinya telah dikhianati pihak Liverpool.

Seperti diketahui, Mascherano angkat kaki dari Merseyside pada 2010 untuk gabung ke Camp Nou. Diungkapkannya, transfer ini sejatinya terlalu dipaksakan terjadi.

"Ada kesepakatan antara kami. Jika Liverpool menerima penawaran yang layak untuk saya, saya akan diizinkan untuk pergi," tutur Mascherano.

"Kami sudah berbicara mengenai perpanjangan kontrak untuk saya. Tapi tampaknya para petinggi klub tidak peduli dengan saya. Di pra musim setelah Rafa [Benitez] hengkang, Roy Hodgson datang," sambungnya.

"Kami mengadakan pertemuan dengan managing director, Christian Purslow, yang memberitahu bahwa saya boleh pergi jika ada tawaran bagus datang," kenangnya.

"Lalu ada tawaran masuk, namun Liverpool malah melihat ke arah lain," jelas Mascherano.

"Saya cukup marah karena mereka tidak memegang kata-kata mereka. Menolak untuk bermain di laga kontra [Manchester] City merupakan cara saya untuk menunjukkan kejengkelan saya," lanjutnya.

Mascherano menuturkan, dia menanggalkan seragam Liverpool untuk Barca dengan alasan keluarga adalah bualan belaka. Di balik itu, dia menyimpan amarah mendalam pada manajemen Liverpool.

"Saya memberitahu klub, saya ingin pergi karena alasan keluarga. [Tapi] saya sangat marah karena harus bersikap seperti itu [berdalih]," ungkap Mascherano.

"Tidak ada opsi lain. Jika tidak, Liverpool tidak akan menepati janji," pungkas pria 36 tahun tersebut.

Iklan
0