Keylor Navas mendiskusikan masa-masa sulit yang dialaminya selama di bawah arahan Santiago Solari sebagai pelatih Real Madrid.
Sang penjaga gawang mengkritik mantan juru taktik Los Blancos tersebut, menyatakannya sebagai alasan mengapa dirinya jarang sekali mendapat kesempatan bermain.
Navas baru mencatatkan penampilan keempat di La Liga Spanyol musim ini saat lawan Celta Vigo, Sabtu (16/3) kemarin, mendapatkan kesempatannya sejak Zinedine Zidane masuk kembali sebagai pelatih.
Kiper nomor satu Kosta Rika tersebut juga mengatakan dirinya sudah tidak bisa berbuat lebih banyak lagi guna meyakinkan Solari bahwa layak untuk mendapat menit bermain lebih banyak.
"Saya memiliki perasaan bahwa apa pun yang saya lakukan saat latihan, saya tetap tidak akan bermain," ungkap pemain berusia 32 tahun itu kepada Cadena COPE.
"Tapi saya selalu menjadi seorang yang profesional. Saya termotivasi untuk melakukan hal-hal baik karena saya istimewa."
Navas, yang bergabung dengan Madrid pada 2014, masih terikat kontrak hingga 2021 dan menginginkan agar dirinya lebih sering dipercaya tampil.
"Saya punya kontrak. Antusiasme saya selalu berada di Real Madrid dan saya fokus pada apa yang akan datang," lanjutnya.
"Saya sudah memberikan segalanya kepada klub ini dan saya akan terus melakukan itu selama berada di sini, tapi saya tak ingin menghabiskan waktu seperti itu [di bawah Solari] lagi."
Getty, Goal

