Kemenangan 1-0 atas Barito Putera di Stadion Moch Soebroto, Magelang, kemarin sore disambut lega pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra. Namun ia harus memutar otak untuk menentukan komposisi pemain di laga berikutnya.
Dalam pertandingan itu, Jafri harus menarik dua pemain di babak pertama, yakni Komarudin pada menit ke-29, dan Petar Planic (38). Situasi ini membuat PSIS tidak dalam kondisi menguntungkan kala dijamu PS TIRA di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (17/10).
“Sekarang saya sudah harus memikirkan apa yang harus kami lakukan di pertandingan berikutnya. Mudah-mudahan pemain yang cedera bisa pulih. Ini tidak mudah, karena kami membutuhkan pemain yang benar-benar siap,” ujar Jafri.
Meski demikian, Jafri merasa bersyukur, karena ia mendapat pelajaran mengenai skema permainan bertahan. Menurutnya, PSIS tidak berniat menerapkan skema bertahan, namun kondisi memaksa mereka melakukan itu.
“Ini di luar yang kami rencanakan. Sebenarnya kami ingin bermain normal, karena kami juga main di kandang. Karena itu, kami mencari solusi lain untuk mempertahankan keunggulan,” ucap Jafri.
“Saya melihat anak-anak memperlihatkan permainan bertahan yang luar biasa, sehingga kami akhirnya bisa mempertahankan satu gol itu. Terima kasih kepada Barito Putera yang telah menunjukkan bagaimana kami harus bertahan dengan baik.”
Goal Indonesia
