Pertandingan ini lebih dari sekadar laga hiburan; ini adalah 'final' dan satu-satunya jalan penebusan bagi kedua tim. Baik Indonesia maupun Honduras memasuki matchday ketiga dengan catatan identik: nol poin dari dua pertandingan. Posisi ini sangat kontras dengan dua pemuncak grup, Brasil dan Zambia. Kedua tim tersebut telah mengoleksi nilai sempurna (6 poin) dan dipastikan lolos ke babak 32 besar. Pertemuan antara Brasil (selisih gol +11) dan Zambia (selisih gol +5) di hari yang sama hanya akan menentukan status juara dan runner-up grup.
Konsekuensi dari situasi klasemen ini sangat jelas: satu-satunya harapan bagi Indonesia dan Honduras untuk melaju ke fase gugur adalah melalui jalur "peringkat terbaik posisi tiga" (best third-placed teams). Untuk meraih tiket tersebut, hasil imbang tidak akan cukup. Kemenangan adalah harga mati bagi kedua kubu. Tidak hanya itu, tim pemenang dituntut untuk mencetak banyak gol. Hal ini disebabkan kebutuhan mendesak untuk memperbaiki selisih gol (SG) yang saat ini menjadi titik lemah utama. Hingga saat ini, Indonesia berada di posisi ketiga dengan SG -6, sedikit lebih baik dibandingkan Honduras di posisi juru kunci dengan SG -10. Pemenang laga ini harus meraih kemenangan meyakinkan untuk dapat bersaing dengan tim peringkat tiga dari 11 grup lainnya.
Berikut GOAL sajikan hal yang perlu Anda ketahui tentang pertandingan Honduras U-17 vs Indonesia U-17, termasuk saluran TV, live streaming, dan masih banyak lagi...
Cara Menonton Pertandingan Honduras U-17 vs Indonesia U-17
| Stasiun TV | - |
| Live Streaming | FIFA+ |
Pertandingan Piala Dunia U-17 antara Honduras U-17 dan Indonesia U-17 akan disiarkan secara live streaming di FIFA+ pada Senin, 10 November 2025 pukul 21:45 WIB
Jadwal Kick-Off Honduras U-17 vs Indonesia U-17
Duel Honduras U-17 vs Indonesia U-17 di matchday ketiga babak grup Piala Dunia U-17 2025 akan dihelat di Aspire Zone - Pitch 2, Doha pada Senin, 10 November 2025 pukul 21:45 WIB.
Kabar Tim & Skuad
Kabar Tim Honduras U-17
Perjalanan Honduras, yang dikenal dengan julukan Los Catrachos, di Piala Dunia U-17 2025 diwarnai dua kekalahan telak yang mengekspos kerentanan taktis mereka. Pada laga pembuka, kekalahan 7-0 dari Brasil menunjukkan ketidakmampuan mereka mengimbangi permainan tim papan atas. Laporan pertandingan mencatat Honduras benar-benar didominasi, hanya mampu mencatatkan 29 persen penguasaan bola dan harus menghadapi 20 tembakan dari lawan.
Kekalahan kedua, 5-2 dari Zambia, mengonfirmasi kelemahan struktural di lini pertahanan mereka. Dalam laga tersebut, Honduras sudah kebobolan pada menit kelima dan tertinggal 3-0 saat laga baru berjalan 40 menit. Pola ini menunjukkan kerentanan luar biasa pada fase awal pertandingan, di mana mereka gagal mengantisipasi intensitas serangan lawan. Satu-satunya titik terang adalah kemampuan mereka mencetak dua gol balasan ke gawang Zambia, dengan Yeison Basilio Arriola Souza tercatat sebagai salah satu pencetak gol. Kemampuan mencetak dua gol ini menunjukkan bahwa mereka tetap memiliki potensi ancaman yang tidak bisa diremehkan oleh lini belakang Indonesia. Meski demikian, pelatih Jose Canales menghadapi tugas berat untuk membenahi pertahanan yang telah kebobolan 12 gol hanya dalam dua laga.
Kabar Tim Indonesia U-17
Perjalanan skuad Garuda Muda asuhan pelatih Nova Arianto di turnamen ini diwarnai momen positif yang singkat dan kenyataan pahit. Pada laga pembuka melawan Zambia, Indonesia harus takluk 3-1. Pertandingan itu sejatinya dimulai dengan optimisme tinggi saat Indonesia berhasil unggul lebih dulu melalui gol Zahaby Gholy pada menit ke-12. Namun, keunggulan itu sirna. Tim dilaporkan kehilangan fokus, yang berakibat fatal dengan kebobolan tiga gol balasan.
Kekalahan kedua, 4-0 dari Brasil, menjadi pelajaran keras tentang standar sepakbola level elite dunia. Brasil tampil dominan sejak peluit awal dan berhasil mencetak gol cepat pada menit ketiga. Indonesia semakin terpuruk setelah menderita gol bunuh diri dari Putu Panji. Laporan statistik pertandingan mencatat fakta yang mengkhawatirkan: Indonesia tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang Brasil sepanjang 90 menit. Menjelang laga ini, pelatih Nova Arianto telah menekankan agar para pemain "jangan pernah takut sebelum bertanding" dan menggunakan laga melawan tim kuat sebagai tolok ukur. Pertandingan melawan Honduras akan menjadi ujian terakhir apakah mentalitas tersebut telah terinternalisasi.


