Gareth Southgate Jadon Sancho England 2020Getty

Jadon Sancho Sering Diparkir Inggris, Lothar Matthaus: Jerman Dengan Senang Hati Beri Dia Paspor!

Lothar Matthaus dibuat bingung oleh keputusan Inggris yang sering memarkir Jadon Sancho di Euro 2020, selagi ia menegaskan kesediaan negaranya untuk memberi pemain bintang itu paspor Jerman.

Sancho dilewatkan dari tim arahan Gareth Southgate di partai pembuka melawan Kroasia, yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0, dan dipaksa menonton dari bangku penonton sebagai cadangan tak terpakai kontra Skotlandia sebelum diturunkan di menit-menit akhir kala jumpa Republik Ceko.

The Three Lions berhasil lolos ke babak 16 besar dengan status juara Grup D dan akan bertemu Jerman di Wembley pada awal pekan depan, namun mereka dianggap kurang impresif di sepertiga akhir dan Matthaus heran pemain bertalenta seperti Sancho justru tidak dimanfaatkan.

Apa Kata Matthaus?

“Dia [Sancho] adalah salah satu pemain terbaik di Bundesliga selama dua tahun terakhir,” kata sang legenda mengenai winger Borussia Dortmund tersebut.

“Jika dia tidak cukup bagus untuk Inggris, kami dengan senang hati memberinya paspor Jerman! Itu [mengabaikannya di Euro] membuat banyak orang Jerman terkejut.”

Kualitas Sancho

Sancho muncul sebagai salah satu pemain muda papan atas sejak merapat ke Dortmund dari Manchester City pada 2017 slam, mengemas 50 gol dari 137 penampilan selain menyumbang 64 assist buat rekan setimnya.

Sosok berusia 21 tahun itu, yang membantu Dortmund finis keempat di musim Bundesliga kemarin dan menjuarai DFB-Pokal, juga terlibat dalam terciptanya delapan gol di 20 penampilan pertamanya di timnas Inggris senior, meski hanya turun sepuluh kali sebagai starter.

Matthaus Minta Inggris Waspadai Penalti

Inggris dan Jerman memiliki banyak pertempuran yang tak terlupakan dalam sejarahnya, dengan Jerman lebih sering keluar sebagai pemenang.

Matthaus adalah bagian dari tim Jerman yang mengalahkan Three Lions melalui adu penalti di semi-final Piala Dunia 1990, dan berpikir sejarah akan terulang jika pertandingan di Wembley harus ditentukan melalui babak adu tos-tosan.

"Inggris memiliki peluang untuk menang - tetapi tidak dengan adu penalti. Jika adu penalti, Jerman akan menang, jadi Inggris harus bisa menang dalam 120 menit.

“Kami selalu hebat dengan penalti. Selalu ada sedikit lelucon antara Jerman dan Inggris, tetapi jika terjadi adu penalti, maka kami adalah favorit.

“Anda mulai berpikir tentang apa yang telah terjadi dalam 30 atau 40 tahun terakhir. Ketika kami bertemu pada 1990 dan 1996…

“Ada banyak tekanan bagi para pemain Inggris karena setiap hari mereka membaca di surat kabar tentang semua cerita adu penalti.”

Iklan
0