Juventus secara mengejutkan harus bersusah payah taklukkan Chievo Verona lewat skor 3-2, pada giornata perdana Serie A Italia 2018/19, Minggu (19/8) dini hari WIB.
Alih-alih Cristiano Ronaldo, pemain pengganti, Federico Bernardeschi, justru jadi bintang utama hasil positif Si Nyonya Tua. Turun di menit ke-56, pemain 24 tahun itu menstimulasi gol bunuh diri Mattia Bani di menit 75 dan torehkan gol kemenangan di masa injury time.
Walau jadi pahlawan, Bernardeschi enggan jemawa. Baginya kemenangan untuk Juve lebih penting. Duel sulit melawan Chievo juga disebutnya jadi pelajaran untuk timnya untuk jangan pernah meremehkan lawan.

"Saya tentu saja senang, tapi terlepas dari gol yang saya ciptakan, saya bahagia pertandingan pertama kami berakhir dengan tiga poin," ungkap Bernardeschi, seperti dikutip Sky Sport Italia.
"Kami tahu laga ini takkan mudah, apalagi dengan cuaca panas ini, tapi yang paling penting adalah bermain dengan hati. Menjadi juara [bertahan] memang hebat, tapi sepakbola membuktikan sekali lagi bahwa keunggulan di atas kertas tak berarti apa-apa tanpa ada pembuktian di atas lapangan selama 90 menit.
"Jelas bahwa kami harus melakukan yang lebih baik dari ini. Di awal musim selalu sulit memang, untuk menjaga tempo tetap konsisten selama 90 menit. Yang terpenting adalah kami mendapat poin penuh, tanpa melenyapkan fakta bahwa Chievo bermain bagus," pungkasnya bijak.




