LIPUTAN ACHMAD JUHRIANSYAH DARI BANJARMASIN
Kendati memetik kemenangan 2-1 atas Mitra Kukar di Stadion 17 Mei Banjarmasin kemarin sore pada laga pekan ke-31 Liga 1 2018, pelatih Jacksen F Tiago menyatakan Barito Putera nyaris mendapatan hasil tragis.
Barito Putera mampu mengungguli lawannya melalui dua gol Matias Cordoba pada menit ke-62 dan 75. Namun Mitra Kukar mampu memperkecil kekalahan di injury time lewat gol Aldino Herdianto.
Jacksen mengakui gol yang dilesakkan Aldino itu sempat membuat dirinya tegang, karena dihantui hasil buruk di beberapa laga sebelumnya. Menurut Jacksen, pemain Barito Putera masih digayuti beban berat untuk meraih hasil positif.
“Di menit akhir kami tegang lagi. Sepertinya anak-anak sepakat membuat kami tegang terus. Sebuah kesalahan kecil terjadi. Kami terlalu turun ke area pertahanan kami, dan lawan mampu memanfaatkan. Ini sebenarnya laga yang bisa dikatakan kami akan mudah keluar sebagai pemenang, tapi hampir berakhir dengan tragis,” tutur Jacksen.
“Saya melihat faktor ketakutan untuk bertindak. Babak pertama kami menguasai permainan, tapi tak ada penetrasi. Terkadang ada kesalahan passing. Saya lihat beban mental pemain cukup tinggi. Ini bukan persoalan fisik, tapi kepercayaan diri yang menurun setelah kami mendapatkan hasil tidak bagus secara beruntun.”
Kendati demikian, Jacksen memberikan apresiasi kepada pemain yang dianggap telah tampil luar biasa. Ia berharap torehan positif ini berlanjut ke pertandingan berikutnya.
“Hasil positif ini berkat perjuangan pemain, kami cukup dominan dari menit awal. Di babak pertama ada beberapa hal yang perlu dibenahi. Kami bisa menciptakan gol, karena pemain memanfaatkan kelengahan di sektor pertahanan lawan,” ucap Jacksen.
Sementara gelandang Paulo Sitanggang menyatakan, Barito Putera seharusnya bisa meraih kemenangan dengan gol lebih dari dua. Sayangnya, mereka gagal memaksimalkan peluang.
“Harusnya kami bisa menang [dengan gol] lebih banyak, karena banyak peluang yang mestinya dapat dimanfaatkan dengan baik. Ini menjadi evaluasi buat kami agar lebih baik. Saya yakin Barito tidak pantas berada di posisi ini. Saya masih berharap banyak dari tim ini,” kata Paulo. (gk-56)
Goal Indonesia
