Jacksen F Tiago Enggan Salahkan Wasit

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Arsitek Barito Putera ini memuji performa pemain yang sempat membuat fans PSMS menahan nafas.


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

Kegagalan mencuri poin di kandang PSMS Medan di Stadion Teladan, Sabtu (5/5) sore WIB, akibat eksekusi penalti Legimin Raharjo pada menit akhir tak membuat pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago kecewa.

Barito Putera yang sempat mengimbangi kedudukan lewat sepasang gol bola mati Douglas Packer akhirnya dipaksa menelan kekalahan lima menit sebelum laga usai, menyusul pelanggaran terhadap Suhandi di kotak terlarang.

“Soal wasit saya tidak mau berbicara banyak, dan tidak mau komentar. Yang jelas kami sudah memberikan perlawanan yang cukup sengit sampai membuat pendukung PSMS tahan nafas, karena hasil yang sempat imbang,” ujar Jacksen.

Pria asal Brasil itu memuji performa anak asuhnya yang tidak mudah menyerah, sekalipun tertinggal dua gol lebih dulu. Jacksen mengakui penampilan tim tidak bagus di babak pertama.

“Saya salut sama pemain saya yang sudah berjuang memberikan perlawanan. Di babak pertama sempat kecolongan gol yang membuat kami sedikit menurun performanya. Tapi di babak kedua kami mampu bangkit. Pemain lebih berani dan percaya diri. Sayang menit-menit terakhir terjadi kesalahan, dan berujung penalti,” katanya.

Sementara itu, meski kecewa dengan hasil akhir, bek Muhammad Rifqi menilai Laskar Antasari hanya kurang beruntung. Pemain yang masuk menit ke-71 itu mengatakan dirinya dan rekan-rekannya sudah berusaha keras.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Saya rasa kami sudah cukup bagus bermain hari ini. Kami sudah membuktikan dengan memberikan perlawanan. Tapi PSMS dapat penalti, dan saya rasa itu hanya keberuntungan mereka saja. Kami sudah berjuang dengan maksimal,” pungkas pemain asal Medan itu. (gk-71)

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Fajar Keemasan Untuk Si Merah
2. Ramos: Madrid Tidak Takut Pada Salah
3. Essien: Main Di Persib Pengalaman Bagus
4. Inter Nomor Satu Soal Jumlah Penonton
5. 25 Bintang El Clasico Bergaji Tertinggi

Tutup