Pemain 18 tahun itu masuk pada menit ke-74 saat kedudukan 2-0 untuk menggantikan Konstantinos Karetsas. Namun, waktu yang dimiliki pemain Italia itu untuk menunjukkan kemampuannya tidak lama. Hanya dua setengah menit setelah masuk, ia terlambat dalam duel dengan Albert Grönbaek dan mengenai pergelangan kaki pemain Hamburg itu dengan kaki terangkat. Wasit Felix Zwayer tidak ragu lama dan dengan tepat menunjukkan kartu merah kepada sang youngster.
Frustrasinya kemudian juga meledak di luar lapangan. Pemain ofensif itu melempar sebuah botol berkali-kali ke arah tembok di lorong stadion. Salah satunya justru menghantam lambang BVB dengan keras. Adegan ini tentu saja tidak akan diterima dengan baik oleh para pendukung Dortmund.
Anton membela Inacio - Matthäus kritik adegan BVB
Setelah peluit akhir, kapten Waldemar Anton tetap menunjukkan pengertian terhadap rekan setimnya dalam wawancara dengan Sky. "Itu emosi, ya Tuhan. Itu bagian dari permainan. Saya rasa dia tidak bermaksud seperti itu. Memang terlihat buruk, tetapi itulah emosi yang keluar dari dalam diri seseorang. Saya lebih suka pemain seperti itu yang marah daripada jika dia tidak peduli." Namun, pemegang rekor penampilan timnas Lothar Matthäus punya pandangan berbeda dan mengkritik: "Saya rasa itu bahkan lebih buruk daripada pelanggarannya. Pada akhirnya itu adalah logo, dan itu tidak bisa dibenarkan."
Tentang pelanggaran itu sendiri, Anton berkata: "Itu tentu saja aksi yang brutal. Dia adalah pemain muda dan sangat termotivasi saat masuk. Semuanya sedikit sudah bermula dari depan. Di babak kedua kami sedikit kehilangan kerapian. Tentu ini menyebalkan bagi anak itu, karena dia punya kualitas yang luar biasa. Mendapat kartu merah seperti itu sangat pahit."
Setelah itu, Inacio juga mendapat dukungan dari pelatih Niko Kovac. Pelatih BVB itu tidak ingin menyalahkan pemainnya atas insiden tersebut. "Dia terlambat, untuk itu dia tidak harus keluar. Dia mengenainya, itu bisa diberikan. Barusan saya masuk ke ruang ganti. Anak itu duduk di sana sambil menangis. Bisa dibayangkan bagaimana perasaannya. Kartu merah pertama di sini sebagai pemain profesional Bundesliga di stadion ini. Dia jelas tidak membantu tim. Anda bisa membayangkan apa yang sedang terjadi dalam diri seorang anak muda."
Getty ImagesKetika ditanya apa yang ia sampaikan kepada anak asuhnya setelah itu, Kovac menjawab: "Hidup terus berjalan. Itu tidak dilakukan dengan sengaja. Dia harus belajar dari situ. Itulah yang kami inginkan. Anak itu terlibat secara emosional."
Bagi Inacio, itu baru pertandingan kompetitif keduanya pada musim ini. Sebelumnya, pemain ofensif itu juga tampil di Supercup melawan FC Bayern (1:2). Pemain Italia itu menjalani debutnya di tim profesional pada musim lalu, sebelum pada musim panas naik secara permanen dari tim cadangan ke skuad utama.
Namun, kartu merah untuk Inacio bukan satu-satunya kabar pahit bagi BVB pada Sabtu. Dalam kemenangan di liga itu, bintang rekrutan anyar Giannis Konstantelias, yang mencetak gol untuk 2-0, juga kemungkinan harus ditarik keluar karena cedera lutut serius. Sudah pada Selasa, tugas berikutnya menanti BVB: pada putaran pertama DFB-Pokal, mereka akan menghadapi Hamburg-Eimsbütteler Ballspiel-Club.

.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



