Roberto Mancini meraih catatan istimewa dengan membawa Italia tak terkalahkan di 30 laga beruntun di semua kompetisi seusai mengalahkan Wales lewat skor tipis 1-0 di matchday ketiga babak grup Euro 2020, Minggu (20/6) malam WIB tadi.
Di pertandingan yang digelar di Stadio Olimpico, Roma semalam, Italia yang sudah memastikan kelolosan sejak matchday kedua memilih untuk mencadangkan kekuatan inti. Meski begitu, mereka tetap mampu mengupayakan kemenangan berkat gol semata wayang gelandang milik Atalanta Matteo Pessina di menit ke-39.
Hasil itu membuat Azzurri tetap sempurna di babak grup dengan koleksi sembilan poin, dan kini Mancini menyamai catatan pelatih legendaris Vittorio Pozzo yang sebelumnya membawa Italia tak terkalahkan di 30 laga berturut-turut antara 1935 dan 1939 silam.
Menyoal itu, Mancini mengatakan: “Pozzo memenangkan banyak trofi penting, jadi kami masih tertinggal jauh dari level tersebut,” ujarnya dikutip laman resmi UEFA. “Setiap tim di babak 16 besar bisa memenangkan Euro. Tentunya kami tidak boleh memikirkan bahwa kami bisa memenangkan setiap laga atau meremehkan segala sesuatunya.”
Terkait hasil positif melawan Wales, eks manajer Manchester City ini menambahkan: “Kami tidak bisa lebih baik. Mungkin kami bisa mencetak lebih banyak gol namun cuacanya sangat panas dan pertandingannya sangat mengandalkan fisik.
“Ini penting bahwa identitas tim masih sama sekali pun kami melakukan tiga atau empat pergantian pemain. Mereka semua tahu apa yang harus dilakukan dan yang terlihat di lapangan tidak berubah [dari sebelumnya].
“Setiap pemain di sini telah membuktikan diri jadi pemain pilihan pertama. Menang [di pertandingan ini] bahkan tidak diperlukan, yang lantas menjadikan ini sulit terkait pendekatannya, namun kami berjuang untuk menang dan ini sangat penting.”
Selaku juara Grup A, Italia akan menghadapi runner-up dari Grup C yang masih diperebutkan oleh Ukraina dan Austria, yang keduanya bakal saling bertemu di Stadion Nasional Bukares, Senin (21/6) malam WIB nanti.
