Erling Haaland Norway 2020-21Getty Images

Isu HAM, Norwegia Takkan Boikot Piala Dunia 2022 Qatar

Federasi Sepakbola Norwegia (NFF) telah mengonfirmasi bahwa tim nasionalnya tidak akan memboikot Piala Dunia 2022 di Qatar.

Sebelumnya, timnas Norwegia yang dipimpin Erling Haaland mengenakan kaus bertuliskan ‘Human Rights’ sebagai protes atas catatan Hak Asasi Manusia (HAM) di negara tuan rumah penyelenggara.

Pihak federasi sampai harus melakukan pemungutan suara dipicu oleh klub papan atas Tromso, yang mengajukan mosi bahwa tim nasional tidak boleh lagi mengikuti babak kualifikasi.

Apa Yang Terjadi?

Dikonfirmasi oleh dewan NFF pada Minggu (20/6) kemarin bahwa mereka telah berhasil mencegah tim nasional memboikot kompetisi. Sebaliknya, pihaknya bakal mengusulkan 26 poin rencana kepada FIFA dan otoritas Qatar yang harus dipenuhi.

Dalam sebuah pernyataan, pihak NFF menekankan: “Pertemuan federal luar biasa hari Minggu menghabiskan beberapa jam untuk membahas masalah Qatar. 368 suara mendukung dan 121 suara menentang proposal dewan NFF.”

Selanjutnya, NFF mendesak lebih banyak negara untuk bergabung dengan Norwegia dalam menekan Qatar untuk memperbaiki catatan HAM mereka.

Bagaimana Bisa Seperti Ini?

Masalah ini dikemukakan oleh Tromso, yang memberi isyarat pada Maret lalu: “Tromso IL berpikir sudah waktunya bagi sepakbola untuk berhenti dan mundur beberapa langkah. Kita harus memikirkan tujuan sepakbola dan mengapa begitu banyak yang menyukai olahraga kita. Bahwa korupsi, perbudakan modern, dan tingginya jumlah kematian pekerja adalah dasar dari turnamen terpenting kami, Piala Dunia, yang sama sekali tidak dapat diterima.”

Selanjutnya, para pemain Norwegia turun ke lapangan sebelum kualifikasi Piala Dunia melawan Gibraltar, semuanya mengenakan kaus bertuliskan: “Human Rights – on and off the pitch”, atau yang jika diterjemahkan menjadi “Hak Asasi Manusia - di dalam dan luar lapangan”.

Pelatih kepala Stale Solbakken menjelaskan kepada TV2: “Ini adalah sedikit dari apa yang telah kita bicarakan, untuk fokus pada beberapa yang telah menjadi bahasan di luar lapangan. Anak-anak sangat ingin melakukan ini dan saya di sini mendukungnya.”

Di kesempatan lain, Jerman juga mengenakan kaus bertuliskan "Human Rights" sebelum melawan Islandia sedangkan Belanda tak ketinggalan melakukan protes.

Iklan
0