Frosinone merilis pernyataan resmi yang membantah keterlibatan mereka dalam segala bentuk match-fixing atau pengaturan skor seperti yang sedang merebak di Spanyol.
Klub Serie A Italia tersebut bersama dengan striker Lazio, Ciro Immobile muncul dalam sebuah percakapan telepon di antara dua orang yang sudah ditahan sebagai bagian dari investigasi Operasi Oikos -- kode nama investigasi La Liga terhadap korupsi dan pengaturan skor di Spanyol.
Menurut aturan di Italia, pendekatan ilegal sebagai upaya pengaturan skor atau lalai dalam memberikan informasi tentang adanya indikasi match-fixing berpeluang mendapatkan hukuman larangan beraktivitas selama tiga tahun.
Mendengar nama mereka turut disebutkan dalam kasus investigasi pengaturan skor yang tengah memanas di Spanyol tersebut, manajemen Frosinone telah mengeluarkan bantahan melalui rilis resmi klub, Senin (17/6).
Mereka menegaskan bahwa akan terus menjaga citra serta integritas klub dari segala bentuk pelanggaran.
Frosinone akan bermain di Serie B musim depan setelah gagal mempertahankan status promosi mereka dalam gelaran Serie A musim 2018/19.



