Inter Milan sama sekali tidak akan mendiskreditkan Sheriff Tiraspol ketika klub ambisius Moldova itu berkunjung ke Giuseppe Meazza dalam laga lanjutan Liga Champions.
Pelatih Simone Inzaghi menyadari betul ancaman yang akan diberikan sang lawan. Sheriff membuat kejutan fenomenal dalam kampanye debut mereka di kompetisi ini -- mengalahkan Shakhtar Donetsk dan Real Madrid untuk berada di puncak Grup D.
Sementara itu, Inter baru mendulang satu poin dari dua laga pembuka dan tengah menghadapi perjuangan berat untuk menggapai fase knock-out pertama kalinya dalam sepuluh tahun.
"Sheriff tidak memenangkan dua pertandingan secara kebetulan," tutur Inzaghi kepada wartawan jelang pertandingan.
"Kami telah menghadapi dua tim lainnya dan mereka adalah tim-tim top," lanjutnya.
"Kami tahu bahwa kami menghadapi sebuah tim yang sedang terbang tinggi, terorganisasi dengan apik dan tak sekadar bertahan secara dalam. Ini adalah laga fundamental bagi kampanye kami," tukas sang pelatih.
Jawara Serie A ini selalu gagal melewati fase penyisihan grup dalam tiga musim terakhir dan sejarah itu bisa terulang jika mereka gagal mengamankan poin di dua laga Eropa berikutnya, kandang dan tandang melawan Sheriff.
Anak-anak Inzaghi belum sekali pun mencetak gol di Liga Champions musim ini, kendati produktif di Serie A dengan mengemas 23 gol dalam delapan pertandingan, termasuk saat dikalahkan Lazio 3-1 akhir pekan lalu.
"Tim saya menciptakan dan mencetak banyak gol dan kami memiliki lini penyerangan terbaik di Serie A," tandasnya.


