Lompat Ke:
- Live Streaming Inter Milan vs Udinese
- Kapan Pertandingan Inter Milan vs Udinese?
- Prediksi Skuad
- Preview
- Prediksi
Lima bulan lalu, Inter Milan merayakan pesta juara Serie A 2020/21 di Giuseppe Meazza dengan menggasak Udinese dengan skor 5-1. Itu merupakan kekalahan telak di akhir musim untuk kedua kalinya setelah sebelumnya di musim 2016/17.
Udinese sempat membalas kekalahan tersebut lewat kemenangan 3-1 di Giuseppe Meazza di musim berikutnya. Namun selepas itu, Inter terlalu perkasa bagi Udinese dengan memetik lima kemenangan dan dua imbang di tujuh pertemuan.
Tim tamu tentunya berharap bisa mengulang hasil di putaran pertama 2017/2018, karena mereka dibantai pada akhir musim lalu. Hanya saja, Inter sedang dalam catatan cukup bagus usai ditekuk Lazio dengan bermain imbang melawan Juventus, dan menundukkan Empoli 2-0.
Kendati demikian, Inter harus waspada, mengingat Udinese belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir, walau hanya berupa satu kemenangan dan empat imbang. Sebab, Udinese ingin mempertahankan torehan tersebut, bahkan melebihinya.
Live Streaming Inter Milan vs Udinese
Matchday ke-11 Serie A 2021/22 antara Inter Milan dan Udinese akan disiarkan di beIN Sports 2 Minggu (31/10) petang pukul 18:30 WIB, dan melalui tayangan streaming di Vidio.
Simak jadwal TV selengkapnya di sini.
| Stasiun TV | beIN Sports 2 |
| LIVE streaming | Vidio |
Kapan Pertandingan Inter Milan vs Udinese?
| Pertandingan | Inter Milan vs Udinese |
| Tanggal | Minggu, 31 Oktober 2021 |
| Kick-off | 18:30 WIB |
| Stadion | Giuseppe Meazza |
Prediksi Skuad Inter Milan
Simone Inzaghi kemungkinan besar bakal menerapkan rotasi pemain setelah dalam beberapa pertandingan musim ini menurunkan komposisi nyaris identik. Alexis Sanchez berpeluang tampil sebagai starter untuk menggantikan Lautaro Martinez yang diistirahatkan.
Barisan belakang juga ikut berpeluang dirotasi. Stefan de Vrij yang rutin sebagai starter akan disimpan. Tugasnya bakal dilimpahkan kepada Andrea Ranocchia. Sementara sektor tengah tidak mengalami banyak perubahan.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Inter Milan (3-5-2) |
| Kiper | Handanovic |
| Bek | Skriniar, Ranocchia, Bastoni |
| Gelandang | Dumfries, Barella, Brozovic, Calhanoglu, Perisic |
| Striker | Dzeko, Sanchez |
Prediksi Skuad Udinese
Udinese datang tidak dengan kekuatan lengkap. Ignacio Pussetto masih merasakan tidak nyaman dengan kondisinya, sehingga tidak dimainkan. Sedangkan kans Bram Nuytinck tampil sebagai starter cukup terbuka, meski kondisinya belum terlalu bugar.
Meski kehilangan Nacho, sapaan Pussetto, Udinese bisa tersenyum dengan kembalinya Gerard Delofeu untuk mengisi sektor depan bersama Norbeto Gomez. Sementara sektor tengah tidak mengalami perubahan.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Udinese (3-5-2) |
| Kiper | Silvestri |
| Bek | Becao, Nuytinck, Samir |
| Gelandang | Molina, Pereyra, Walace, Makengo, Stryger |
| Striker | Delofeu, Beto |
Preview
Inzaghi harus memutar otak dalam menentukan komposisi pemain, mengingat mereka menghadapi situasi sulit pada bulan depan. Selepas duel melawan Udinese, Inter akan bertandang ke markas Sheriff Tiraspol untuk melakoni laga Liga Champions Eropa. Inter sedang memburu kemenangan kedua demi menjaga asa mereka di ajang ini.
Laga tandang kembali harus dilakukan Inter selepas bertamu ke Moldova. Sebab, Nerazzurri mesti menjaga gengsi ketika melakoni Derby della Madonnina melawan AC Milan. Kemenangan juga dibutuhkan agar mereka tidak makin tertinggal dari rival satu kotanya itu.
Jeda internasional juga akan membuat Inter melepas sejumlah pemainnya untuk membela negara masing-masing. Setelah itu, Inter bakal bertemu pemuncak klasemen sementara Napoli. Situasi ini tentunya menjadi perhatian serius Inzaghi yang membuat dirinya harus melakukan rotasi.
Di lain sisi, pelatih Luca Gotti telah memahami gaya permainan Inter. Walau begitu, ia tetap mewaspadai tuan rumah yang dianggap sebagai tim kuat. Udinese juga ingin menghentikan catatan imbang beruntun di tiga laga terakhir.
Duel melawan Inter menjadi yang ketiga dalam satu pekan ini, sehingga kebugaran pemain mendapat perhatian serius sang pelatih. Gotti menegaskan tim besutannya hanya mempunyai satu misi, yakni membawa pulang tiga poin.
“Inter mempunyai sistem permainan yang sama, tapi di beberapa sektor ada perubahan. Apa yang saya khawatirkan? Tidak ada. Tapi kami harus mengurangi membuat kesalahan, dan fokus hingga laga berakhir. Kita bisa ambil contoh saat melawan Verona yang masih mampu melepaskan tendangan ke gawang di menit ke-93,” tutur Gotti.





