Romelu Lukaku main imageGetty Images

Gacor Bersama Inter Milan, Inikah Alasan Romelu Lukaku Mandul Di Chelsea?

Mantan manajer Inggris, Fabio Capello, punya teori mengapa Romelu Lukaku melempem di Chelsea meski dulu gemilang bersama Inter Milan.

Striker Belgia itu menjadi pemain termahal dalam sejarah Chelsea ketika mereka menggelontorkan £97,5 juta untuk memboyongnya dari sang kampiun Serie A musim panas lalu.

Namun hingga kini ia cuma bisa mencetak 10 gol dalam 28 penampilan di semua kompetisi, termasuk lima gol dari 17 penampilan di Liga Primer Inggris.

Setelah merumput bersama Everton dan Manchester United, Lukaku baru menemukan performa terbaiknya bersama Inter ketika ia mengemas 64 gol dalam waktu dua musim saja.

Lukaku bahkan didapuk sebagai pemain terbaik di Serie A musim lalu ketika ia menjadi ujung tombak Nerazzurri ketika meraih Scudetto pertama dalam 11 tahun.

Namun kepulangannya ke Chelsea justru berubah menjadi mimpi buruk, dan Sabtu (19/2) kemarin menjadi titik nadir karena ia cuma melakukan tujuh sentuhan selama 90 menit kontra Crystal Palace.

Rekor buruk ini membuat Thomas Tuchel terpaksa mencoretnya dari laga Liga Champions Eropa melawan Lille yang dimenangkan Chelsea dengan skor 2-0.

Bekas bos Inggris, AC Milan, Juventus, dan Real Madrid Capello pun menjelaskan teorinya kepada Sky Sports Italia mengapa Lukaku flop di Stamford Bridge.

"Lukaku sempurna buat gaya serangan balik Conte di Inter Milan, karena ada banyak ruang, ia bisa memanfaatkan kekuatan fisik dan kecepatannya untuk menaklukkan bek-bek Serie A," ujar Capello.

"Namun, Chelsea memainkan gaya sepakbola yang sangat berbeda dengan banyak umpan pendek dan Lukaku tak punya banyak ruang untuk bergerak."

"Bek-bek di Inggris juga punya fisik yang serupa dengannya sehingga lebih tahan banting."

"Lukaku dulu punya kekuatan dan ruang untuk berlari sehingga bisa mengubah jalannya pertandingan."

Iklan