Inter Miami masih menanti kemenangan pertamanya di Nu Stadium yang baru, yang secara resmi diresmikan pekan lalu. Lionel Messi dan rekan-rekannya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan New York Red Bulls pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.
Jorge Rucalvaba membuka skor untuk tim tamu setelah 15 menit pertandingan di Florida Selatan. Inter Miami berjuang keras dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Mateo Silvetti pada masa tambahan waktu babak pertama.
Sebuah angin segar bagi Inter Miami, yang sepuluh menit setelah babak kedua dimulai dan melalui Germán Berterame untuk pertama kalinya memimpin di kandang sendiri. Itu tidak cukup untuk meraih kemenangan, karena Adri Mehmeti memberikan satu poin bagi New York Red Bulls di menit-menit akhir.
Messi nyaris mencetak gol penentu kemenangan lewat tendangan bebas di masa injury time. Luis Suárez masuk sebagai pemain pengganti menjelang akhir pertandingan. Inter Miami menempati posisi ketiga di Konferensi Timur MLS, dengan 12 poin dari tujuh pertandingan. Pemuncak klasemen Nashville mengumpulkan empat poin lebih banyak.
Pelatih Javier Mascherano kecewa setelah pertandingan dan berpendapat bahwa timnya pantas mendapatkan lebih dari sekadar satu poin. ''Kesalahan yang kami buat menjadi bumerang bagi kami. Namun demikian, para pemain telah berjuang sekuat tenaga untuk menang hari ini.''
New York City FC asuhan pelatih Pascal Jansen gagal mempertahankan posisi kedua di MLS, karena Vancouver Whitecaps menang 2-0. Tim asal New York itu kini berada di peringkat keempat, dengan selisih satu poin dari Inter Miami.


