OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Liverpool secara luar biasa berhasil menaklukkan Manchester City lewat skor telak 3-0 di Anfield, pada leg pertama babak perempat-final Liga Champions, Kamis (5/4) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut mengharuskan City menang minimal 4-0 di Etihad Stadium pada leg kedua nanti, untuk bisa lolos ke babak semi-final. Sayangnya kemenangan krusial Liverpool itu tercoreng akibat ulah suporternya.
Sebelum duel dilangsungkan, suporter The Reds menghadang dan melempari bus tim The Citizens dengan berbagai benda. Satu insiden yang lantas dikecam habis oleh berbagai pihak, termasuk manajer City, Pep Guardiola.

Melalui laman resminya Liverpool sendiri sudah mengutuk, menyampaikan permintaan maaf pada semua pihak terutama City, serta berjanji menindak tegas pelaku. Namun hal itu tak lantas menghindarkan mereka dari sanksi UEFA.
Seperti dilansir Goal, Liverpool setidaknya bakal menghadapi empat tuntutan pelanggaran disiplin, yakni hadangan, pelemparan benda berbahaya (botol dan petasan), tindakan pengrusakan, serta gangguan dalam keramaian.
Badan kontrol, etika, dan disiplin UEFA baru akan menangani kasus ini pada 31 Mei mendatang. Liverpool terancam sanksi besar, mulai dari denda finansial sampai hukuman bermain tanpa penonton.
