Klub Inggris, Charlton Athletic, mengumumkan ditemukannya seseorang dalam keadaan meninggal dunia di dalam stadion mereka, "The Valley", yang mendorong pihak kepolisian untuk membuka penyelidikan atas kronologi peristiwa tersebut.
Dalam pernyataan resminya, klub menjelaskan bahwa polisi tiba di stadion pada Selasa pagi, setelah insiden yang terjadi pada dini hari Senin, sebelum kemudian menyatakan seorang pria meninggal dunia di lokasi kejadian.
Charlton menegaskan bahwa kematian tersebut masih dalam proses penyelidikan, seraya meminta setiap orang yang memiliki informasi atau menyaksikan peristiwa itu untuk menghubungi pihak kepolisian.
Klub menyatakan: "Kami menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang terkasih dari mendiang di masa yang sulit ini".
Charlton menyebutkan bahwa mereka terus bekerja sama dengan pihak berwenang dalam proses penyelidikan, seraya mengimbau agar privasi seluruh pihak yang terdampak insiden ini dihormati.
Klub menekankan bahwa tidak ada indikasi apa pun yang menunjukkan keterlibatan Charlton Athletic dalam pelanggaran, dan turut menyampaikan terima kasih kepada para stafnya atas penanganan yang profesional dalam menghadapi situasi sulit tersebut.
Surat kabar The Independent menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi hanya beberapa hari setelah Charlton menjalani laga kandang pertama mereka di musim EFL Championship, ketika mereka membalikkan ketertinggalan atas Derby County menjadi kemenangan 2-1.
Charlton dijadwalkan bertandang ke markas West Ham dalam laga tandang pertama mereka musim ini, sebelum menghadapi Tottenham pada babak kedua Piala Liga Inggris.
Pihak kepolisian masih terus melanjutkan penyelidikan, tanpa mengumumkan rincian tambahan mengenai identitas mendiang maupun penyebab kematiannya.


