Jose Mourinho merasa tidak perlu untuk menghubungi Frank Lampard yang baru-baru ini dipecat Chelsea, selagi manajer Tottenham Hotspur itu ragu bahwa mantan gelandangnya itu ingin berbincang dengannya mengenai persoalan yang terjadi.
Mourinho sukses mengantar Spurs lolos ke putaran lima Piala FA seusai mengalahkan Wycombe Wanderers lewat skor 4-1 pada Selasa (26/1) dini hari WIB tadi berkat gol-gol dari Gareth Bale, Harry Winks dan brace Tanguy Ndombele.
Kemenangan Spurs datang selang beberapa jam setelah mantan pemain Mourinho, Lampard, dipecat Chelsea, dengan The Blues kini difavoritkan untuk mengangkat Thomas Tuchel sebagai suksesor.
Lampard pernah bermain di bawah arahan Mourinho di Stamford Bridge dari 2004 hingga 2007 dan sekali lagi pada 2013, memenangkan dua gelar Liga Primer, dua Piala Liga, Piala FA, dan Community Shield bersama.
Mourinho, seperti Lampard, sempat pula merasakan ‘sengatan’ dari pemecatan Chelsea, setelah meninggalkan klub pada 2007 untuk digantikan Avram Grant sebelum berpisah lagi pada 2015 dengan memberi jalan untuk Antonio Conte.
Dan, setelah menerima kabar soal pemecatan Lampard, Mourinho merasa tidak punya hak untuk menghubunginya. Ia mengatakan: "Saya tidak berpikir Frank ingin berbicara dengan saya atau dengan siapa pun selain dari lingkaran dekat seperti keluarga dan teman-temannya.
"Tapi saya selalu sedih ketika seorang rekan kerja kehilangan pekerjaannya dan Frank bukan sekadar seorang rekan kerja. Dia adalah orang penting dalam karier saya jadi saya turut sedih untuknya.
"Tapi ini adalah kebrutalan sepakbola, terutama sepakbola modern. Jadi ketika Anda menjadi manajer, Anda tahu bahwa cepat atau lambat itu akan terjadi pada Anda."
Spurs arahan Mourinho saat ini berada di urutan kelima di tabel klasemen Liga Primer, empat poin di atas Chelsea yang berada di urutan kesembilan dengan satu pertandingan lebih banyak.
Meski Spurs juga mengalami kesulitan musim ini, mereka mampu membalikkan keadaan untuk menyingkirkan Wycombe di pertandingan semalam.
"Saya sudah tahu bahwa pertandingan akan sulit," lanjut Mourinho. "Kami mulai mempersiapkan pertandingan dengan menunjukkan kepada para pemain soal apa yang mereka lakukan beberapa tahun lalu di White Hart Lane. Enam dari pemain ini dan manajernya masih ada di tim ini.
"Jadi saya pikir itu adalah awal yang bagus dan kemudian kami bersiap untuk pertandingan karena tahu itu bisa sulit dan memang sulit. Tidak mudah untuk menangani gaya permainan mereka.
"Jika Anda tidak mencetak gol, mereka tetap dalam permainan dan ini bagus bahwa kami mencetak gol di menit ke-85 karena itu memberi kami kemungkinan untuk tidak bermain di babak perpanjangan waktu, yang akan tidak baik bagi kami."




