Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Indra Sjafri - Timnas Indonesia U-19Goal / Abi Yazid

Indra Sjafri Tak Setuju Strateginya Disebut Mudah Dibaca


OLEH   FARABI FIRDAUSYIkuti di twitter

Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri tak setuju jika strateginya dinilai terlalu mudah dibaca oleh para lawan. Hal itu menengok dari gaya main timnas U-19 saat ini yang tak jauh berbeda dengan empat tahun lalu.

Kala itu, Indra berhasil mempersembahkan gelar Piala AFF U-19 2013 dengan Evan Dimas dan kolega menjadi bintang di masa Garuda Jaya. Mereka pun lolos ke Piala Asia U-19 2014 namun akhirnya gagal ke Piala Dunia U-20.

SIMAK JUGA - Penilaian Milla Tentang Boaz

Saat ini generasi timnas U-19 sudah berubah, namun harapan tetap besar kepada sosok Indra yang pernah mengukir sukses beberapa tahun lalu. Soal permainan, bola-bola pendek dan penguasaan bola tinggi masih jadi andalan.

"Saya pikir bukan (mudah) dibaca. Saya pikir jangan bohong, saya pikir orang-orang menikmati semua game yang saya lakukan. Karena begitu menikmati sampai hafal permainan kami," ungkap Indra.

SIMAK JUGA - Tak Ada Jaminan Inti Untuk Saddil & Ramdani

Timnas U-19 akan berjuang di Piala AFF U-18, 4-17 September, di Myanmar. Timnas Indonesia berada di Grup B bersama Myanmar, Filipina, Vietnam dan Brunei Darussalam. Partai perdana akan digelar 5 September, melawan tuan rumah.

Indra pun mengindikasikan bahwa timnya nanti akan tampil berbeda dan mementahkan anggapan mudah dibaca lawan. "Bagaimana kami menghadapi turnamen yang ketat ini, saya rasa ini akan live jadi saksikan saja. Fokus kami sekarang adalah fokus tentang apa yang kami kerjakan."

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google