LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN
Pelatih Persela Lamongan Heri Kiswanto berharap pemain makin percaya diri menghadapi laga selanjutnya setelah meraih kemenangan 3-1 atas Borneo FC di Stadion Surajaya kemarin.
Kemenangan atas Borneo FC diraih tanpa diperkuat sebagian besar pemain asing seperti Marcio Nascimento Rozario, Kosuke Yamazaki Uchida, serta Ivan Carlos. Hasil itu dianggap sangat penting, karena mereka akan menghadapi tuan rumah Persib Bandung pada pekan depan.
SIMAK JUGA: Persela Bungkam Borneo FC
“Pertama saya beri kepercayaan diri kepada pemain agar bisa main bagus, namun tetap tanggung jawab. Berikutnya disiplin bermain, tidak boleh keluar dari skema bermain, baik saat menyerang maupun bertahan, demi pentingnya mendukung taktik yang saya pakai,” ucap Herkis, sapaan Heri.
“Manajemen juga hadir berikan semangat bagi para pemain, meski sempat tidak diperkuat beberapa pemain asing. Tentunya ini hal positif yang bisa dipertahankan supaya anak-anak dapat terus percaya diri.”
SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Persela - Borneo FC
Herkis juga mengungkapkan alasannya menarik keluar Edy Gunawan menjelang laga berakhir, dan memasukkan Jose Coelho. Pada laga ini, Edy memperlihatkan performa impresif, dan menjadi aktor terciptanya gol kedua Persela.
“Edy memang bagus saat bertahan, tapi kalau sedang menyerang agak sedikit terlambat dalam membantu. Saya ingin semua pemain saat menyerang tertata, saat bertahan tertata, jadi tidak boleh semaunya sendiri. Ini memang berat. Tapi saya jamin, siapa yang mau menjalankan ini, mau kerja keras, fighting spirit, dan loyal kepada klub, sudah pasti akan bermain,” tegasnya.
Sementara Samsul Arif yang memastikan kemenangan Persela menjadi 3-1 senang kembali mencetak gol bagi Laskar Joko Tingkir. Samsul bersyukur mendapat kepercayaan dari Herkis untuk tampil sepanjang 90 menit.
SIMAK JUGA: Jamu Borneo FC, Persela Andalkan Semangat
“Saya bersyukur, Persela dapat memenangi pertandingan. Semua pemain sudah bermain baik, semua pemain pasti ingin mencetak gol. Tapi yang lebih utama adalah tim,” ucap Samsul.
“Apalagi kami tidak ada pemain asing, jadi enggak ada yang cukup tinggi [dalam duel udara] di depan. Makanya kami lakukan permainan cepat dan rapat untuk menyulitkan Borneo. (gk-43)

