Perlahan namun pasti, Persib Bandung secara luar biasa mulai awet bertengger di singgasana klasemen Liga 1 Indonesia 2018.
Padahal Persib sama sekali tidak meyakinkan di periode awal kompetisi. Mereka tersingkir dini di ajang Piala Presiden 2018 dan hanya raih empat kemenangan dalam sepuluh pekan perdana Liga 1.
Namun konsistensi meraih hasil positif akhirnya ditemukan tim arahan Roberto Carlos Mario Gomez, dengan pertahanan kukuh jadi faktor paling krusialnya.

Hingga menginjak pekan ke-22, Persib baru kebobolan 19 gol. Angka itu cukup jauh mengungguli Persija Jakarta yang berstatus tim dengan pertahanan terbaik kedua di kompetisi, yang sudah kebobolan 22 gol.
Bojan Malisic dipandang jadi alasan terbesar tebalnya pertahanan Persib, tapik pekan lalu penggawa lini belakang lain hadir menujukkan bahwa kualitas lini belakang Maung Bandung sudah dalam taraf setara.
Adalah bek gaek Indonesia yang dinaturalisasi dari Nigeria, Victor Igbonefo. Pemain yang sempat "menghilang" karena berkarier di Thailand itu jadi sosok paling krusial, dalam keberhasilan Persib menang 1-0 di markas Borneo FC.
Padahal publik dan fans Persib sempat dibuat khawatir dengan pertahanan Persib, lantaran absennya Bojan. Namun pengalaman dan kualitas Igbonefo, berbicara. Dia jadi pemain yang paling menonjol di area pertahanan timnya sepanjang laga.
Setidaknya enam intersep, empat sapuan bola, dan tiga tekel sukses mampu dilakukan Igbonefo. Dia juga begitu tangguh di udara, dengan unggul dua kali. Keberadaannya membuat ujung tombak Borneo, Ambrizal Umanailo, tidak berkutik.
Karenanya menjadi sebuah kewajaran tatkala pembaca Goal Indonesia memilih Igbonefo sebagai pemain terbaik Indonesia pekan ini, dalam polling yang kami adakan 24 jam lalu.
Igbonefo meraih 66,67 persen suara pembaca. Eks andalan Persipura Jayapura itu unggul jauh atas Riko Simanjuntak yang mendapat 31,25 persen dan Manuchekhr Dzhalilov yang hanya beroleh 2,08 persen.
Melihat bagaimana Igbonefo tampil juga masih adanya bek muda berbakat dalam diri Moch Al Amin Syukur Fisabillah, Persib memang tak perlu lagi mengkhawatirkan ketangguhan lini belakangnya bila Bojan tak bisa mentas.




