Tottenham Hotspur secara tak terduga harus telan kekalahan 1-0 dari West Bromwich Albion, pada matchday 36 Liga Primer Inggris, Sabtu (5/5) malam WIB.
Padahal Spurs merupakan tim yang mendominasi sepanjang pertandingan tersebut. Mereka mampu lepaskan 18 tembakan, dengan lima di antaranya tepat sasaran. Sayangnya tak satu pun gol didapat.
Kritik pun menerjang sang bomber utama, Harry Kane. Termasuk datang dari manajer timnya sendiri, Mauricio Pochettino, yang memandang pemain 24 tahun itu terlalu fokus memikirkan gelar individual Sepatu Emas Eropa.

"Kane perlu memfokuskan diri untuk membantu timnya finis di empat besar klasemen dan bermain di Liga Champions musim depan," ujar Pochettino, seperti dilansir Mirror.
"Tentu saja, jika Kane mencetak gol dan ada kemungkinan menyalip [Mohamed] Salah, hal itu akan fantastis. Tapi, menolong tim adalah hal yang paling penting. Kane memiliki peluang untuk mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir kami, tapi target yang lebih besar sekarang adalah empat besar klasemen akhir.
"Kane tahu persis harus terus bekerja keras untuk mencetak gol dan dia juga tahu bahwa target kolektif lebih penting ketimbang target pribadi," pungkasnya.
Dengan koleksi 27 gol-nya Kane kini memiliki sisa dua partai EPL, untuk mengejar 31 gol milik topskor sementara EPL, Mohamed Salah, dan 32 gol Lionel Messi sebagai pemimpin sementara kandidat pemenangan Sepatu Emas Eropa.





