Gelandang Atletico Madrid Koke menyebut timnya mendapat “hari yang sulit” seusai dieliminasi Chelsea dari babak 16 besar Liga Champions.
Setelah kalah 1-0 di pertemuan pertama yang digelar di Wanda Metropolitano, Atletico arahan Diego Simeone punya tugas berat untuk membalikkan keadaan di leg kedua dalam lawatannya ke Stamford Bridge, Kamis (18/3) dini hari WIB tadi.
Di pertandingan semalam, tim tamu punya kesempatan mencetak gol di menit ke-25 namun Yannick Carrasco yang bergerak maju di kotak penalti dijatuhkan Cesar Azpilicueta, dan anehnya wasit tidak mengindahkan itu maupun melirik VAR.
Sebaliknya, Chelsea justru membuka papan skor di pertandingan ini lewat gol Hakim Ziyech memanfaatkan assist Timo Werner di menit ke-34. Itu merupakan gol perdana Ziyech di 12 penampilannya di Stamford Bridge untuk Chelsea, sedangkan empat dari tujuh golnya di Liga Champions terjadi melawan wakil Spanyol (dua vs Real Madrid, satu vs Valencia, satu vs Atletico).
Atletico yang berusaha mengejar harus bermain dengan sepuluh pemain di akhir babak kedua setelah Stefan Savic mendapat kartu merah langsung dari wasit. Itu menjadi kartu merah ketiganya di Liga Champions, hanya ‘kalah’ dari Zlatan Ibrahimovic, Edgar Davids dan Sergio Ramos yang memiliki koleksi lebih banyak (semuanya empat).
Jelang peluit akhir dibunyikan, Chelsea mencetak gol keduanya melalui pemain pengganti Emerson, yang baru menginjakkan kakinya di lapangan selama satu menit setelah masuk menggantikan Kai Havertz.
Berbicara seusai laga, Koke kepada laman resmi UEFA mengatakan: “Ini adalah hari yang sulit. Kami menyukai kompetisi ini dan sejatinya ingin lolos, namun kami tidak menampilkan performa terbaik di laga ini. Mereka [Chelsea] berhasil menemukan celah, kami mencoba menyerang namun itu meninggalkan ruang untuk mereka eksploitasi.
“Dua pertemuan kami tidak cukup bagus,” lanjut Koke. “Mereka menekan kami dengan baik, kami lambat dalam memainkan bola dan tidak bisa membongkar mereka. [Marcos] Llorente melakukan beberapa umpan silang yang bagus namun tidak ada yang disambut. Tim ini tidak melakukan apa yang sejatinya ingin kami lakukan, terutama di babak pertama.”
Dengan ketersingkiran ini, Koke sekarang mengalihkan fokusnya ke kompetisi domestik. Ia menambahkan: “Jika kami punya keraguan soal pertandingan kami, kami takkan bermain di luar sana. Saya punya kepercayaan penuh pada tim ini, kami bagus di Liga.”




