LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit ketika bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar di Stadion Petrokimia, Minggu (28/5) malam WIB.
Hanafi mengatakan, wasit cenderung memihak kepada tim yang mempunyai nama besar. Menurutnya, Gresik United seharusnya mendapatkan hadiah penalti di laga ini. Ia berkaca dari duel antara Persija Jakarta dan Bali United pekan lalu.
SIMAK JUGA: Robert Alberts Sebut PSM Main Buruk
“Saya hanya tegaskan anak-anak telah memberikan perlawanan melawan PSM. Saya bilang tetap terus saja. Cuma saya kecewa dengan wasit. Padahal anak-anak sudah luar biasa, terutama penjaga gawang,” keluh Hanafi.
“Kami dapat penalti tadi sebetulnya. Itu Persija lawan Bali United seperti itu sudah dapat penalti. Tapi [pemain] kami sudah lolos dan lari dijegal malah enggak. Tapi itulah, klub-klub yang sudah ditunjang marquee player ya begini ini. Kami yang sudah berjuang dengan pemain lokal, tapi nggak pernah ada perhatian.”
SIMAK JUGA: PSM Paksa Gresik United Berbagi Angka
Hanafi menambahkan, ia sudah meminta pemain agar tidak memikirkan posisi mereka di klasemen sebelum bertanding. Menurutnya, pemain sudah berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik.
“Kuncinya adalah semangat, dan tidak kenal lelah. Saya juga bilang, lawan tim-tim besar hasilnya harus bagus. Yang jelas kami tetap berjuang. Masalah hitung-hitungan, itu terakhir, saya tadi juga bilang ke anak-anak begitu. Pokoknya ayo menang, dan tadi sudah ditunjukkan oleh anak-anak,” tutur Hanafi.
SIMAK JUGA: Satria Cedera, Gresik United Gigit Jari
Sementara kiper Fitrul Dwi Rustapa merasa senang bisa membantu tim Laskar Joko Samudro mendapatkan poin dari PSM, meski ia berharap Gresik Uniteed dapat memenangi pertandingan.
“Saya bersyukur bisa diberi kepercayaan sama pelatih. Pelatih kiper, pelatih kepala, tapi kami masih gagal menang. Semoga ke depan kami bisa lebih baik lagi,” kata Fitrul. (gk-43)

