Pelatih Persela LamonganAji Santoso harus memutar otak untuk menambal posisi yang ditinggalkan Diego Assis kala menjamu Persipura Jayapura di Stadion Surajaya, Minggu (29/7).
Assis harus absen di dua pertandingan akibat terkena larangan bermain dari komisi disiplin (Komdis) PSSI. Selain di laga kontra Persipura, Assis juga absen pada pertandingan berikutnya melawan Persebaya Surabaya.
Berdasarkan rilisnya, Komdis menyatakan, sanksi itu diberikan kepada Assis setelah saling sikut dengan pemain Persib Bandung ketika kedua tim berduel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 16 Juli. Selain sanksi larangan bermain, Assis juga mendapatkan denda Rp20 juta.
Sebelumnya, Komdis juga memberikan sanksi kepada dua penggawa Persib, Hariono dan Bojan Malisic, karena dinilai melakukan pelanggaran disiplin di laga melawan Persela.
Selain memberikan sanksi kepada pemain, Komdis juga menjatuhkan denda kepada klub akibat ulah suporter. Jumlah terbesar didapat PSMS Medan yang dikenakan denda Rp120 juta, karena penonton menyalakan flare dan melempar botol ke dalam lapangan ketika menjamu Persipura Jayapura pada 12 Juli.
Denda pun diberikan kepada Bali United, karena suporternya membentangkan spanduk hinaan kepada tim tamu saat menerima kedatangan Bhayangkara FC. Komdis memberikan denda sebesar Rp40 juta.
Dua klub Liga 1 lainnya, Barito Putera dan Perseru Serui, juga dikenakan sanksi denda setelah penonton mereka melemparkan botol ke dalam lapangan. Ulah itu dilakukan penonton ketika Barito Putera menjamu Arema FC pada 11 Juli, dan Perseru meladeni Persib Bandung sehari kemudian. Kedua tim dikenakan denda sebesar Rp50 juta.
Komdis tidak hanya menjatuhkan denda kepada Klub Liga 1. Klub Liga 2 Persiwa Wamena juga terkena sasaran palu Komdis. Hanya saja, denda sebesar Rp30 juta itu diberikan setelah Persiwa mengoleksi enam kartu kuning dalam satu laga saat menghadapi PSIM Jogja pada 16 Juli.




