Kendati kalah dari Granada, Athletic Bilbao tetap melaju ke partai puncak Copa del Rey.
Bermain di Estadio Nuevo Los Carmenes, Bilbao menyerah 2-1 dari tuan rumah. Walau demikian, hasil negatif itu tidak menghalangi tim tamu mengamankan satu tempat di final berkat keunggulan gol tandang.
Di perjumpaan pertama, Bilbao menang 1-0 atas Granada. Artinya, pasukan Gaizka Garitano memiliki keunggulan gol tandang meski secara agregat kedua tim berimbang 2-2.
Bermain di depan publik sendiri, Granada tampil percaya diri. Namun, sepanjang 45 menit pertama, setiap peluang yang mereka miliki tak mampu dikonversi menjadi gol pembuka.
Tiga menit babak kedua berjalan, tuan rumah baru pecah telur. Caros Fernandez sukses memanfaatkan umpan dari Darwin Machis untuk membuka skor. 1-0 Granada memimpin.
Keunggulan ini kian melambungkan konfidensi tuan rumah. Memasuki menit ke-76, German Sanchez menggandakan kedudukan setelah melanjutkan sodoran Machis.
Sembilan menit sebelum laga rampung, Yuri membuyarkan potensi kelolosan Granda dengan mencetak gol usai menuntaskan kreasi Mikel Vesga.
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Granda, tetapi tak cukup bagi mereka untuk melaju ke babak final Copa del Rey musim ini.




