Penyerang asal Argentina, Julian Alvarez, tengah berada di jalur untuk kembali ke versi dirinya yang paling tajam, setelah melewati periode sulit bersama klubnya, Atletico Madrid.
Surat kabar Sport menyebutkan bahwa Alvarez telah berhasil melepaskan diri dari tekanan bersama timnas Argentina, setelah akhirnya berhasil menggetarkan gawang.
Alvarez tampil sebagai starter dalam laga uji coba melawan Bolivia, tetapi ia tidak mampu menyumbangkan satu gol pun, sebelum ia berhasil mencetak gol kelima dalam kemenangan Argentina 7-0 atas Burkina Faso.
Gol ini merupakan momen pembebasan bagi Alvarez, karena ini adalah gol pertama yang ia cetak pada musim ini. Dengan demikian, segala data menunjukkan bahwa gol ini akan membantu Julian memulihkan feeling-nya, dan kembali ke Atletico Madrid dengan kepercayaan diri yang lebih besar.
Alvarez melewati periode yang sulit, setelah ia menyatakan keinginannya untuk mengubah suasana selama Piala Dunia, tetapi pada akhirnya ia tidak dapat meninggalkan Atletico Madrid, setelah klub menolak menjualnya ke Barcelona.
Terlepas dari keharusannya menerima kenyataan ini, pekan-pekan awal musim juga tidak mudah bagi penyerang Argentina tersebut, akibat beberapa masalah fisik yang membuat pemulihan ritme kompetisi dan kembali merasa nyaman di dalam lapangan menjadi hal yang sulit.
Alvarez hanya tampil selama 173 menit, dan selama itu ia tidak mampu menggetarkan gawang lawan, meskipun ia mencatatkan satu assist, namun bahkan kesan yang ia tinggalkan pun bukanlah yang terbaik, mengingat sang penyerang jauh dari level permainannya yang biasa.

