Goalpedia: Mengapa Pesepakbola Memungut Bola Dari Gawang Seusai Cetak Gol?

Lionel Messi
Getty Images
Padahal mereka bisa langsung berselebrasi seusai menjebol gawang lawan, namun beberapa justru memilih untuk memungut kembali bolanya.

Ada pertanyaan di sepakbola yang terkadang bikin kita penasaran, salah satunya adalah alasan para pemain memungut kembali bola seusai mencetak gol.

Sudah banyak contoh kasus dari itu, namun yang jadi pertanyaan adalah, mengapa mereka melakukannya dan tidak langsung berselebrasi bersama rekan satu tim atau suporter?

Goal coba menjelaskannya di sini!

Alasan Bola Kembali Dipungut Seusai Cetak Gol

Karim Benzema

Yang pertama, alasan paling umum adalah untuk mempercepat permainan dan itu digunakan oleh tim yang masih tertinggal atau baru saja menyamakan kedudukan selagi laga tinggal menyisakan beberapa menit.

Pemain lawan akan memilih untuk tidak terburu-buru dalam mengembalikan bola ke tengah lapangan guna kick-off ulang, sehingga itu dianggap memperlambat permainan untuk mencegah kekalahan atau hasil imbang, seperti yang umum terjadi.

Adapun sang pencetak gol, yang biasanya paling dekat dengan bola, berusaha merebutnya dan segera mengembalikannya ke tengah sehingga tim mereka dapat memiliki kesempatan lagi untuk mencetak gol dalam waktu yang terbatas.

Alasan kedua yang juga masuk akal adalah bola itu dipakai sebagai properti dalam perayaan mereka. Varian paling populer dari selebrasi yang melibatkan bola adalah menyelipkannya di bawah jersey, yang biasanya untuk mengungkap kehamilan sosok yang dicintai.

Lionel Messi pernah melakukannya setelah mencetak gol untuk Argentina melawan Ekuador dan ada banyak contoh pemain lain yang melakukannya karena alasan ini.

Tak Jarang Terjadi Keributan

Cristiano Ronaldo

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Bukan pemandangan yang aneh jika muncul pertikaian dikarenakan masalah ini. Pemain yang gawangnya kebobolan biasanya akan berusaha mengulur waktu, bahkan terkadang sampai membuang bola tersebut jauh-jauh.

Wasit yang menjadi pengadil pertandingan kemudian akan turun tangan, dengan ia berusaha melerai atau jika perlu memberi kartu kuning sampai merah kepada mereka yang dianggap menghambat sepak ulang dari tengah lapangan.

Hal-hal semacam ini adalah bagian dari dinamika sepakbola, sebagaimana kita yang menjadi penonton merasa terhibur karena semakin tinggi tensi permainan, rasa dag-dig-dug juga akan semakin mantap -- apalagi ketika tim yang kita dukung dalam posisi yang tidak menguntungkan!

Tutup