Berita Live Scores
Goalpedia

Goalpedia: Mengapa Banyak Pesepakbola Benci Cuaca Inggris?

05.29 WIB 26/05/21
Manchester City Etihad Stadium Snow
Keluhan tentang cuaca di Inggris banyak kita temui dari pesepakbola yang main di sana. Tapi mengapa mereka merasa tidak nyaman?

Berada di negara asing tentu membutuhkan adaptasi. Ada beberapa yang mampu mengatasi perbedaan namun tak jarang ada yang kesulitan.

Pesepakbola juga terkadang menemui itu, terlebih di Inggris, di mana para pemain mengeluhkan banyak hal termasuk cuaca.

Lantas mengapa mereka tidak menyukai cuaca di sana? Apakah tidak senyaman itu?

Goal coba menjabarkannya di sini!

Cuaca Di Inggris Dianggap Tidak Bersahabat

Tanya saja pada Nolito, yang kepindahannya ke Etihad dipandang sebagai transfer ideal secara teori, tapi dalam praktiknya, itu terbukti bencana karena dia hengkang setahun kemudian.

Nolito merapat ke Manchester City dari Celta Vigo pada 1 Juli 2016 dengan nilai transfer £16,2 juta ($22,2 juta). Ia hengkang setahun kemudian ke Sevilla, dengan City terpaksa merugi karena melepasnya di angka £6,3 juta ($8,5 juta).

Nolito sejatinya merupakan pemain kedua yang bergabung dengan City di bawah arahan Pep Guardiola, direkrut tepat satu bulan setelah transfer Ilkay Gundogan dari Borussia Dortmund.

Di saat Gundogan menjadi anggota kunci tim Pep, Nolito tidak pernah cocok.

"Saya 'ngebet' kembali ke Spanyol," ujar Nolito kepada Cope pada Mei 2017. "City terus merekrut pemain. Kita akan lihat apakah mereka akan membiarkan saya pergi dengan mudah.

"Saya berharap bisa pergi, entah itu dengan status pinjaman, transfer, atau apa pun. Saya punya beberapa tim yang saya lebih sukai untuk bergabung. Saya kenal Atletico, Celta, tapi itu adalah hal-hal [yang menjadi pekerjaan] agen saya."

Tak lupa, ia membeberkan kesulitan adaptasi yang ia temui, belum lagi putrinya yang sakit-sakitan karena cuaca di sana yang dikenal 'gloomy'.

"Saya mempelajari sangat sedikit bahasa Inggris--sangat sulit. Hanya 'besok', 'selamat pagi', selamat siang, dan 'sedikit lagi'," ungkap Nolito kepada Onda Cero.

"Wajah putriku berubah warna--itu tampak seperti dia tinggal di gua."

Nolito hanya satu contoh kasus, tapi banyak pesepakbola asing di sana yang juga mengeluhkan hal serupa meski tetap menikmatinya selama bisa berkarier di Liga Primer.

Warga Inggris Juga Tak Suka Dengan Cuaca Negaranya

Mengutip penjabaran di Quora, orang-orang dari Inggris khususnya dan Britanya Raya pada umumnya menyukai iklim tropis, dan itu tidak mereka temui kecuali saat musim panas.

Musim panas di Inggris sangat menyenangkan. Siang hari terasa hangat, dengan malam yang panjang dan pedesaan indah menjadikan Inggris sebagai salah satu tempat terbaik untuk dikunjungi.

Namun musim dingin di sana dianggap terlampau dingin, sengsara dan kelabu sehingga tidak mengherankan banyak yang benci tak terkecuali pesepakbola.