Gianluigi Donnarumma Mino Raiola GFXGetty/Goal

"Memangnya Gianluigi Donnarumma Bunuh Siapa?" - Mino Raiola Murka Dengan AC Milan & Milanisti

Agen Mino Raiola mengecam AC Milan yang tidak segera membuat sikap resmi terkait gesture permusuhan yang ditunjukkan fans Rossoneri terhadap kiper Gianluigi Donnarumma di San Siro.

Donnarumma kembali ke mantan klubnya itu untuk pertama kali sejak meninggalkan Milan untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain di musim panas ini.

Sang kiper menjalani tugas internasional untuk memperkuat Italia yang bentrok dengan Spanyol di semi-final Nations League di San Siro.

Juga jadi yang pertama kalinya dia pulang ke Milan sejak menjadi bagian integral dari keberhasilan Italia menjuarai Euro 2020 dengan mengalahkan Inggris di final di Wembley.

Sedari awal, Donnarumma telah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari Milanisti, dimulai dari spanduk besar yang terpampang di salah satu jembatan kota Milan yang bertuliskan 'tidak akan pernah disambut'. 

Demikian juga di luar San Siro, banyak sekali terpasang spanduk serupa. 

Calciomercato.com mengklaim, atmosfer yang dihadirkan fans Italia pendukung Milan benar-benar menjatuhkan mental Donnarumma, sehingga performanya pun jadi berantakan saat meladeni La Furia Roja.

Terlihat, banyak sekali kesalahan yang dibuatnya dan ketika dia memasuki ruang ganti, kiper 22 tahun itu menangis sejadi-jadinya.

Dalam wawancaranya dengan Corriere dello Sport, Raiola merespons cemoohan yang diterima kliennya itu sepanjang laga kontra Spanyol, baik di dalam dan luar lapangan. Sang agen menyalahkan pihak Milan yang tidak segera merilis pernyataan resmi soal insiden ini.

"Saya muak dengan cemoohan pada Gigio. Sekarang saya bingung, kenapa Milan tidak turun tangan secara resmi untuk menjauhkan diri mereka dari pertikaian ini, membela Gigio dengan cara tertentu, setelah spanduk tercela itu muncul di sebuah jembatan di Milan," tukas Raiola dikutip dari MilanNews.

"Bagaimana kalau kita berbicara tentang ancaman? Apakah dia membunuh seseorang? Kenyataannya bahwa Milan tidak mengerti atau mungkin mempertahankan Gigio, itu tidak akan membuat banyak perbedaan," katanya lagi.

"Coba tanya siapa pun, jika seorang ayah, apa yang akan dia rekomendasikan pada anaknya: bertahan di Milan atau gabung ke Paris Saint-Germain?" tandas sang agen super.

Iklan
0