Jorginho Chelsea 2021-22Getty Images

Gelandang Chelsea Jorginho Geram Dijuluki 'Putra' Maurizio Sarri

Jorginho mengungkap beberapa kritik yang dia terima di awal kariernya di Chelsea. Satu kritik yang membuatnya "sangat marah" adalah ketika ia dipanggil "putra Sarri".

Seperti diketahui, Maurizio Sarri membawa Jorginho bersamanya dari Napoli setelah dia ditunjuk sebagai manajer Chelsea, dengan harapan pemain internasional Italia itu bisa memperkuat lini tengahnya di London seperti yang dia lakukan di Naples.

Setelah mengalami awal yang sulit di London, Jorginho k berurusan dengan gunjingan bahwa dia hanya masuk starting XI karena kedekatannya dengan pelatih kepala.

Kata Jorginho

"Awal saya di Chelsea membuat saya semakin merindukan [Napoli]," tulis Jorginho di The Players' Tribune. “Kita semua ingat apa yang mereka katakan, kan? Saya terlalu lambat. Saya terlalu lemah. Saya adalah putra Sarri. Astaga, itu membuat saya sangat marah.

“Tapi dengar, mereka meremehkan saya. Anda tahu, saya memiliki awal yang bergejolak di setiap klub yang pernah saya bela. Setiap klub. Luar biasa. 

"Ketika saya datang ke Verona, tidak ada yang menginginkan saya. Mereka mengirim saya dengan status pinjaman ke divisi empat. Tidak ada yang menginginkan saya juga di sana.

“Tetapi saya terus bekerja dan saya mendapatkan rasa hormat. Saya kembali ke Verona dan kami naik ke Serie A. Saya juga mengalami tahun yang sulit di Napoli, dan kemudian Sarri datang dan mengubah segalanya.

"Soal Chelsea? Fiuh! Saya hanya menggunakan kritik sebagai motivasi. Saya berpikir, orang-orang [pengkritik] ini akan malu.

“Dan sekarang saya duduk di sini dengan gelar Liga Europa dan gelar Liga Champions. Jadi untuk semua kritikus, saya hanya ingin mengatakan satu hal.

"Terima kasih. Sungguh, terima kasih semuanya."

Titik Balik Jorginho

Meski Sarri hanya bertahan satu musim di Chelsea, Jorginho kini memasuki musim keempatnya bersama The Blues setelah menikmati tahun yang gemilang pada 2021.

Pemain berusia 29 tahun itu membantu Chelsea memenangkan Liga Champions pada Mei ketika mereka mengalahkan Manchester City di final. Kurang dari dua bulan kemudian, ia membantu Italia memenangkan Euro 2020 sebagaimana Azzurri berhasil menumbangkan Inggris di final.

Setelah dua pencapaian besarnya itu, Jorginho dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pria oleh UEFA pekan lalu.

Iklan
0