Legenda Manchester United Gary Neville cukup kecewa dengan pemilik The Red Devils karena mereka tak pernah mau mendengarkan protes yang diajukan fans pada mereka.
Keluarga Glazers, termasuk executive co-chairman Avram dan Joel Glazers, telah menerima sejumlah kritik dari para suporter United sejak mengambilalih klub pada 2005 silam.
Kepada The Times, Neville menegaskan: "Saya tahu keluarga Glazers, berjumpa mereka mungkin hanya lima kali dalam hidup saya. Tapi apa pun yang Gary Neville katakan, mereka tidak akan melakukan apa pun. Percaya pada saya. Mereka akan menjual [klub] ketika mereka memang ingin menjual," ujar Neville.
"Mereka adalah pebisnis keras yang hidup melalui kampanye hijau dan emas selama dua tahun, di mana para fans sebetulnya melawan mereka dan mereka tidak bergerak satu inchi pun," lanjutnya.
"Jika Gary Neville esok mengatakan 'Kepemilikan Glazer sungguh buruk bagi Manchester United, mereka hanya akan mengangkat bahu dan mengatakan 'ada lagi'," keluh Neville.
Neville menambahkan: "Jika kalian mengatakan pada saya, beberapa orang tidak percaya Sheikh Mansour [di Manchester City] adalah owner yang bagus untuk klub sepakbola karena isu hak asasi manusia di Abu Dhabi, yang lainnya akan mengatakan mereka adalah pemilik klub yang luar biasa, karena mereka telah berinvestasi d Manchester, stadion sampai ke tim."
Neville melihat kini ada gap yang mencolok bila memadnang dua klub di kota Manchester.
"Saya bisa melihat dua tim dengan cerita masing-masing, tapi apa yang saya bisa amati adalah pengaruh luar biasa yang mereka buat di sisi kota ini," pungkas Neville.


