OLEH ADHE MAKAYASAUsai memastikan tampil di Euro 2016 mendatang, Gareth Bale tak ragu menyampaikan pujiannya untuk FA Wales yang memilh bersabar dengan manajer Chris Coleman.
Coleman ditunjuk sebagai manajer Wales untuk menggantikan Gary Speed yang bunuh diri pada 2012 silam, dan mantan manajer Fulham itu mengalami awalan yang buruk di timnas dengan menelan empat kekalahan dari empat laga perdana.
Meski demikian, FA Wales terus mempertahankan Coleman, yang pada akhirnya membawa negara tersebut dihormati di Eropa dengan merangkak naik di rangking FIFA – bahkan mereka menduduki rangking yang lebih tinggi ketimbang Inggris.
The Dragons juga berhasil meraih kelolosan ke turnamen besar pertamanya setelah 58 tahun dengan lolos ke Euro 2016 sebagai runner-up Grup B babak kualifikasi di bawah Belgia.
“Publik terus bertahan dengan manajer, para pemain mendukung di belakang dia dan cara kami membalikkan ini semua bersama-sama menunjukkan betapa spesialnya negara ini ketika kami bersatu,” ujar Bale kepada The Mirror.
“Dan itu menunjukkan bahwa jika Anda memilih bertahan dengan seorang manajer, bahkan setelah sejumlah hasil buruk, itu akan menjadi lebih baik di masa depan.
“Saya tahu apa yang Chris tengah lakukan ketika ia berkata bahwa ia merasa seperti ‘memakai jaket milik orang lain’ – ini bukan hal yang umum terjadi menyusul kematian pendahulunya.
“Tidak ada orang yang tahu bagaimana mengatasi situasi ini. Dia sangat dihormati dan situasinya menjadi sulit untuk dia [Coleman].
“Namun ketika Chris menyadari bahwa dia harus melakukannya dengan gayanya sendiri, itulah saat di mana kita mulai merasakan keuntungan sebagai sebuah tim dan kini kami mendulang hasilnya.”

