Dani Carvajal mengekspresikan kemarahannya setelah dipastikan absen di Euro 2016. Bek kanan Real Madrid itu mengalami cedera otot di final Liga Champions melawan Atletico Madrid dan takkan pulih tepat waktu untuk membela Spanyol.
Vicente del Bosque, pelatih timnas Spanyol, memutuskan untuk mencoret Carvajal dari skuatnya dan memanggil Hector Bellerin. Carvajal pun mengaku kecewa karena kerja kerasnya selama semusim penuh harus sirna karena cedera.
"Setelah panggilan terakhir di mana saya ditinggalkan, saya bekerja sangat keras untuk menembus daftar pra-eliminasi, dan sekarang lihatlah. Saya memiliki begitu banyak kemarahan yang tertahan," ungkapnya pada Cadena Cope.
"Anda berjuang selama dua tahun berusaha untuk berada di tim itu dan saya dikecewakan oleh nasib sial. Saya melewati dua pekan dengan sedikit rasa tidak nyaman saat mempersiapkan final dan di 15 menit pertama, saya merasakan sakit. Saya terus berlari hingga jeda dan ketika babak kedua dimulai, saya tidak bisa menahannya lagi."
"Saya menyimpan begitu banyak perasaan. Saya sangat girang karena saya telah memberikan segalanya dan bangga karena saya melakukan segalanya untuk membantu tim, tapi saya tidak bisa jadi egois."
"Tahu bahwa saya dikartu kuning, saya menghadapi Yannick Carrasco dan tidak bisa bermain 100 persen, saya memutuskan untuk minta dikeluarkan. Ini merupakan sebuah kekecewaan dan sedikit pahir untuk saya, tapi setidaknya tim menang dan itulah hal yang paling penting," tandasnya.


