GABRIEL JESUS MANCHESTER CITY LEAGUE CUP 24092019Getty Images

Gabriel Jesus: Man City Terpeleset Karena Cedera Pemain

Striker Manchester City, Gabriel Jesus, menganggap inkonsistensi timnya lebih disebabkan karena faktor cedera pemain, bukan kehilangan intensitas permainan.

Stabilitas lini belakang City memang terganggu sejak Aymeric Laporte dilanda cedera lutut parah pada pekan keempat. Bek asal Spanyol itu pun harus absen hingga enam bulan.

Tercatat, dari delapan laga Liga Primer Inggris musim 2019/20 yang telah berjalan, Manchester City sudah menelan dua kekalahan.

Kekalahan tersebut masing-masing diderita dari Norwich City [2-3] dan Wolverhampton Wanderers [0-2] pada pekan terbaru.

Menilik data Opta, kekalahan dari Wolves menjadi kekalahan kandang pertama City tanpa mencetak gol sejak Maret 2016.

Musim lalu, Man City mampu tidak terkalahkan dalam delapan laga pertama EPL. Rinciannya, enam kemenangan dan dua hasil imbang.

"Saya tidak berpikir itu masalah intensitas tim yang mengendur," ucap Jesus seperti dilansir dari Manchester Evening News, Sabtu (19/10).

"Bberapa pemain yang cedera dan pemain-pemain yang sangat penting bagi kami. Jelas, ketidakhadiran mereka berdampak bagi tim," tutur pemain berusia 22 tahun itu.

"Ya, dan itu terjadi. Kami kehilangan dua pertandingan," kata Jesus.

"Kami sadar itu bagian dari sepakbola dan kekalahan bisa saja terjadi. Yang terpenting, kami harus bangkit dan terus bekerja keras." tambahnya.

Kini, City masih nangkring di urutan kedua dengan 16 poin, atau berjarak delapan poin dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool.

Yang menarik, Man City bakal menghadapi satu-satunya tim yang mampu kalahkan mereka di Stadion Etihad pada musim lalu, Crystal Palace.

Iklan