OLEH YUDHA DANUJATMIKAIkuti di twitter
Gabriel 'Gabigol' Barbosa mengaku tak menyesal pernah bergabung dengan Inter Milan. Namun, striker Brasil itu berkali-kali ingin mengumpat salah satu mantan pelatih Nerazzurri.
Gabigol datang dari Santos dengan tebusan €29,5 juta di musim panas 2016, tapi tak sekali pun mencatatkan performa sebagai starter di Serie A.
Masa pinjaman ke Benfica juga tak berjalan lancar, memaksa Inter untuk memulangkannya. Sang striker akhirnya dilepas ke Santos pada bursa transfer musim dingin yang lalu.
"Saya melihat kedatangan saya di Inter sebagai satu hal yang bisa dibanggakan karena ia adalah klub besar dengan tradisi luar biasa dan saya tak menyesal memilih Nerazzurri dua tahun lalu. Saya tak menyesali Benfica juga, karena saya bisa mengatakan telah bermain untuk klub besar," ungkapnya pada UOL.
"Saya tergoda untuk mengumpat pelatih berkali-kali dalam karier saya, tapi saya tak pernah melakukannya. Saya selalu menghindari konflik, bahkan ketika saya dicadangkan karena masalah pribadi dan bukan teknis."
"Saya takkan menyebut nama pelatih itu dan saya tak ingin mengungkap situasi itu karena itu adalah hal tata krama dan saya tak ingin terlalu meratapinya," pungkas Gabigol.





