Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Frank Lampard Jose Mourinho 2019-20Getty Images

Frank Lampard Marah Jose Mourinho Ejek Antonio Rudiger

Manajer Chelsea, Frank Lampard, tidak senang atas klaim Jose Mourinho yang menyebut bahwa reaksi Antonio Rudiger dianggap berlebihan sehingga memicu wasit mengusir Son Heung-min.

Chelsea sukses mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 pada lanjutan Liga Primer Inggris di Tottenham Hotspur Stadium, akhir pekan lalu.

Spurs tertinggal dua gol sejak babak pertama. Laga semakin sulit bagi tuan rumah seusai Son dikartu merah pada menit ke-62, yang didahului pengecekan via VAR, pasca-mencoba menendang Rudiger.

Sejurus kemudian, Rudiger jatuh sambil mengerang kesakitan. Mou pada sesi jumpa pers setelah laga, mengatakan dengan sarkastis bahwa aksi bek Chelsea itu cuma pura-pura.

"Dalam insiden ini ketika dia [Rudiger] menjadi korban yang adalah masalah besar [rasisme], saya pikir mempertanyakan integritasnya pada waktu kejadian adalah hal mengecewakan," ucap Lampard, Selasa (24/12).

"Cukup universal, tentu saja apa yang saya dengar dalam komentar dan refleksi pasca-pertandingan adalah bahwa insiden Son adalah kartu merah."

"Itu memang tidak brutal, tetapi itu adalah hal naluriah yang sudah pasti dikartu merah paa era sekarang."

"Jelas sekali itulah masalahnya. Saya tidak akan mempertanyakan integritas Toni [Rudiger] mengenai hal itu."

"Jadi, saya benar-benar membela Toni," pungkasnya.

Imbas kartu merah tersebut, Son dihukum larangan bermain selama tiga laga. Artinya, pemain asal Korea Selatan itu bakal absen dalam periode padat Natal dan Tahun Baru ini.

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google